Setelah melewati perjalanan waktu berabad-abad, penyakit infeksi yang dulu menjadi penyebab kematian terbanyak, telah digantikan oleh penyakit degeneratif yang ganas dan menjadi penyakit papan atas saat ini. Salah satu jenis penyakit degeneratif yang sangat berbahaya ini adalah kanker. Penyakit ini bisa tumbuh dengan cepat dan tak terkendali, yang menyerang organ-organ tubuh tanpa ampun dan umumnya membawa kematian.

Salah satu faktor penyebab penyakit kanker adalah karena adanya reaksi senyawa radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas yang merupakan senyawa kimia yang tidak stabil karena kehilangan elektron itu, akan menyerang sel-sel tubuh untuk bisa menjadi stabil. Dengan menggerogoti sel-sel tubuh secara terus – menerus dan dalam waktu lama, maka radikal bebas akan merusak dan menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga bisa menimbulkan sel-sel mutan yang berbahaya.

Munculnya senyawa radikal bebas penyebab kanker ini adalah karena aktifitas metabolisme tubuh dan berbagai faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, kandungan aneka zat kimia dalam makanan dan polutan lainnya. Untuk bisa menahan laju dan mencegah senyawa ini terus-menerus merusak tubuh, harus bisa dilawan dengan zat antioksidan yang dapat menetralisir atau menghancurkan radikal bebas. Salah satu zat antioksidan yang mampu melawan keganasan radikal bebas ini adalah beta-karoten.

Beta-karoten banyak terdapat di alam, dan salah satu penghasil beta-karoten terbanyak adalah wortel. Kandungan beta-karoten dalam wortel sekitar 754 ug, masih lebih tinggi dibanding beta-karoten dalam kangkung (380 ug), daun caisin (286 ug), dan pada bayam (409 ug). Dengan kandungan beta-karoten yang tinggi tersebut, wortel sangat berpotensi dalam mencegah kanker dengan menghambat reaksi radikal bebas yang berbahaya. Makin jingga warna wortel, makin tinggi kadar beta-karotennya.

Copyright 2010 A H M A D K I M SMP YPK
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger