Sebagaimana yang didefinisikan oleh badan pangan dan pertanian dunia FAO (Food and Agriculture Organization), bahan aditif atau BTM (Bahan Tambahan Makanan) adalah senyawa yang dengan sengaja dimasukkan atau ditambahkan ke dalam makanan dan terlihat dalam proses pengolahan, pengemasan, dan atau penyimpanan serta bukan merupakan bahan utama.
Sedangkan menurut UU no.7 1996 Republik Indonesia, bahan aditif adalah bahan yag dimasukkan ke dalam makanan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan.
Secara umum pemberian bahan tambahan makanan bertujuan untuk :
Meningkatkan nilai gizi makanan
Memperbaiki nilai sensori (bau, rasa, dan warna) makanan
Memperpanjang masa simpan makanan
Bahan tambahan makanan dibagi menjadi 2 yaitu :
Bahan tambahan makanan alami, yaitu bahan tambahan makanan yang diperoleh langsung dari alam
Contoh : berbagai jenis tanaman dan hewan
Bahan tambahan makanan buatan (sintesis), yaitu bahan tambahan makan yang berasal dari berbagai bahan kimia dan biasanya, dibuat di pabrik
Contoh : formalin, boraxs, dll.
PEWARNA MAKANAN
Pewarna makanan adalah bahan atau zat yang membuat makanan terlihat lebih berwarna.
Pewarna makanan dibagi menjadi 2 yaitu :
Pewarna makanan Alami
Pewarna alami merupakan pewarna yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan yang lebih aman untuk dikonsumsi.
Contohnya :
Karotenoid adalah kelompok zat warna yang meliputi warna kuning, oranye, dan merah. Biasanya terdapat pada tomat, wortel, cabai merah, dan jeruk. Sedangkan dari hewan terdapat dalam lobster dan kulit udang.
Antosianin meliputi warna oranye, merah, dan biru. Terkandung dalam buah anggur, stroberi, apel, bunga mawar, buah belimbing wuluh, dan bunga telang.
Kurkumin merupakan kelompok zat warna kuning dan oranye. Dapat diperoleh dari kunyit.
a. Pewarna makanan Buatan (Pewarna sintesis)
Pewarna buatan adalah pewarna yang biasanya dibuat dipabrik-pabrik dan berasal dari suatu reaksi kimia.
Contoh-contoh zat pewarna sintesis yang digunakan antara lain indigoten, allura red, fast green, tartrazine, dan sunset yellow.
Beberapa pewarna sintesis yang dilarang penggunaannya namun masih sering digunakan adalah amaranth, rhodamin B, ponceau SX, dan methanyl yellow.
Pada dasarnya, zat-zat tersebut digunakan untuk keperluan industri, oleh kerena faktor perekonomian, zat-zat tersebut disalah gunakan dan muncullah suatu produk yang menggunakan zat pewarna sintesis. Mengapa? Karena zat pewarna sintesis untuk industri ini lebih murah dibandingkan zat pewarna alami.
Pemanis Makanan
Pemanis adalah senyawa yang dapat memberikan rasa manis pada makanan baik pemanis alami maupun pemanis sintesis
Seperti halnya pewarna makanan, pemanis makanan juga dibagi menjadi 2 macam yaitu :
Pemanis Alami
Madu adalah salah satu pemanis tertua. Selain madu, pemanis alami lain contoh nya tebu dan sirop jagung.
Pemanis Buatan (sintesis)
Pemanis buatan yang banyak beredar di pasaran adalah sakarin, siklamat, aspartam, dan asesulfam K dan biasanya bahan-bahan ini digunakan untuk makanan-makanan yang rendah kalori
Sakarin adlah pemanis buatan yang memiliki tingkat kemanisan 300 kali sukrosa. Sukrosa adalah komponen utama dalam gula pasir. Hasil penguji pada hewan membuktikan bahwa sakarin dapat menimbulkan kanker walaupun hal ini belum dapat dibuktikan pada manusia.
Siklamat, pemanis buatan dengan tingkat kemanisan 30 kali lebih manis dari sukrosa dan tidak meninggalkan rasa tertentu. Karena siklamat dapat berubah menjadi sikloheksilamina pada saat di usus dan bersifat karsinogen, pemakaiannya dilarang di Amerika, Kanada, dan Inggris sejak tahun 1970.
Aspartam mulai dikenal pada tahun 1980-an. Tingkat kemanisan aspartam 200 kali lebih manis dari sukrosa.
Asesulfam K mempunyai tingkat kemanisan 200 kali sukrosa. Pemanisan buatan ini telah dicap sebagai pemanis buatan yang aman selama penggunaannya baik dan benar.
Pengawet makanan adalah bahan tambahan makanan yang dapat mencegah atau menghambat terjadinya fermentasi, pengasaman, atau penguraian terhadap makanan yang disebabkan oleh mikrooganisme.
PEGAWET MAKANAN
Pengawet makanan dibedakan menjadi 2, yaitu :
Pengawet Alami
Contoh cara pengwetan alami adalah dengan garam, dengan menyimpannya di suhu yang rendah dan denga pengeringan.
Salah satu metode pengawetan alami yang sudah dilakukan masyarakat luas selama bertahun tahun adalah penggunaan garam atau NaCl. Larutan garam yang masuk ke dalam jaringan diyakini mampu menghambat pertumbuhan aktivitas bakteri penyebab pembusukan, sehingga makanan tersebut jadi lebih awet.
Pengawetan dengan garam ini memungkinkan daya simpan yang lebih lama dibanding dengan produk segarnya yang hanya bisa bertahan beberapa hari atau jam saja.
Metode lain yang dianggap aman adalah pengawetan dengan menyimpan bahan pangan tersebut pada suhu rendah. Suhu di bawah nol derajat Celcius mampu memperlambat reaksi metabolisme, disamping mencegah perkembangbiakan mikroorganisme yang bisa merusak makanan. Prosedur pengawetan melalui pembekuan ini bisa membuat makanan awet disimpan selama berhari-hari, bahkan berbulan-bulan.
Cara lain yang juga kerap dilakukan untuk mengawetkan makanan adalah pengeringan, karena air bebas merupakan faktor utama.
Pengawet Buatan (sintesis)
Contoh-contoh bahan atau senyawa buatan adalah Sulfur Dioksida (SO2), Kalium nitrit, Kalsium Propionat/Natrium Propionat, Kalium Asetat, formalin dan boraxs.
Sulfur Dioksida, bahan pengawet yang banyak ditambahkan pada sari buah, buah kering, kacang kering, sirup dan acar. Meski bermanfaat, penambahan bahan pengawet tersebut berisiko menyebabkan perlukaan lambung, mempercepat serangan asma, mutasi genetik, kanker dan alergi.
Kalium nitrit berwarna putih atau kuning dan kelarutannya tinggi dalam air. Bahan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada daging dan ikan dalam waktu yang singkat. Bila penggunaan nitrit lebih dari batas, bisa menyebabkan keracunan, dan dapat mempengaruhi kemampuan sel darah membawa oksigen ke berbagai organ tubuh, menyebabkan kesulitan bernapas, sakit kepala, anemia, radang ginjal, dan Muntah-muntah.
Kalsium Propionat/Natrium Propionat keduanya yang termasuk dalam golongan asam propionat sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Penggunaaan melebihi angka maksimum bisa menyebabkan migren, kelelahan, dan kesulitan tidur.
Formalin adalah bahan yang mengandung Formaldehyde, Larutan 40 % & Tablet. Digunakan untuk mengawetkan jenazah, pembasmi lalat, bahan perekat plywood, partikel
Makanan yang asam umumnya ditambahi bahan pengawet ini. Padahal bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan rusaknya fungsi ginjal.
Papan tulis, plastik, pupuk, pengawet. Mengkonsumsi formalin memungkinkan kegagalan peredaran darah yang berujung ke kematian.

Borax adalah senyawa kimia yangberasal dari kata asam borat. Ciri-cirinya, berwarna putih dan tidak berbau. Banyak digunakan pada sabun, untuk mematri logam dan proses pembuatan gelas dan enamel, pengawet kayu, dan pembasmi kecoa.
Jika terkonsumsi, Boraks diserap dan disimpan secara kumulatif dalam hati, otak dan testis. Bila dosis boraks sudah kumulatif / tinggi, dapat mengakibatkan kematian
PENYEDAP RASA DAN PENGUAT RASA
Penyedap rasa dan aroma serta penguat rasa merupakan bahan tambahan makanan yang dapat memberikan atau menambah rasa lezat dan aroma yang sedap pada makanan
Penyedap rasa dan aroma ada 2 jenis :
Penyedap rasa dan aroma Alami
Penyedap rasa alami berasal dari rempah-rempah, contohnya bawang merah,bawang putih, lada, kunyit, jahe, lengkuas, daun salam, daun sereh, daun jeruk purut, daun kemangi, ketumbar, kayumanis, dan cengkeh.
Penyedap rasa dan aroma Buatan (sintesis)
Penyedap rasa sintesis bukanlah hal yang asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari kita mengkonsumsinya.
Contoh-contoh bahan penyedap buatan dalam minuman adalah benzaldehida (perasa rasa lobi-lobi/leci), amil asetat (perasa rasa pisang), etil butirat (perasa rasa nanas), dan metil antranilat (perasa rasa anggur).
Selain penyedap rasa minuman ada juga contoh-contoh penyedap rasa dalam makanan. Contohnya, kaldu instan, vetsin, saus tomat, dan saus cabai.
Vetsin mengandung bahan kimia Monosodium Glutamat atau yang sering kita kenal dengan MSG. MSG berfungsi memperkuat rasa masakan dan aroma makanan tersebut.
Meskipun MSG dikonsumsi oleh semua orang, MSG mempunyai pengaruh atau efek buruk untuk beberapa orang. Orang yang tidak cocok mengkonsumsi MSG akan menimbulakan gangguan kesehatan pada diri konsumen itu sendiri seperti alergi
Contoh gejala-gejala yang ditimbulkan dari MSG adalah pusing, muntah-muntah, mual, dan sesak napas.

PENGAWETAN SECARA BIOLOGI
Peragian (Fermentasi)
Merupakan proses perubahan karbohidrat menjadi alkohol.
Enzim
Enzim adalah suatu katalisator biologis yang dihasilkan oleh sel-sel hidup dan dapat membantu mempercepat bermacam-macam reaksi biokimia.
Enzim Bromalin
Aktifitasnya dipengaruhi oleh kematangan buah, konsentrasi pemakaian, dan waktu penggunaan. Untuk memperoleh hasil yang maksimum sebaiknya digunakan buah yang muda.
Enzim Papain
Enzim papain biasa diperdagangkan dalam bentuk serbuk putih kekuningan, halus, dan kadar airnya 8%. Enzim ini harus disimpan dibawah suhu 60o C. Pada 1 (satu) buah pepaya dapat dilakukan 5 kali sadapan. Tiap sadapan menghasilkan + 20 gram getah.
Menggunakan bahan-bahan kimia, seperti gula pasir, garam dapur, nitrat, nitrit, natrium benzoat, asam propionat, asam sitrat, garam sulfat, dan lain-lain.
PENGAWETAN SECARA KIMIA
Asam propionat (natrium propionat atau kalsium propionat)
Untuk bahan tepung terigu, dosis maksimum yang digunakan adalah 0,32 % atau 3,2 gram/kg bahan. sedangkan untuk bahan dari keju, dosis maksimum sebesar 0,3 % atau 3 gram/kg bahan.
Asam Sitrat (citric acid)
Merupakan senyawa intermedier dari asam organik yang berbentuk kristal atau serbuk putih.
Benzoat (acidum benzoicum atau flores benzoes atau benzoic acid)
Benzoat yang biasa diperdagangkan adalah garam natrium benzoat, dengan ciri-ciri berbentuk serbuk atau kristal putih, halus, sedikit berbau, berasa payau, dan pada pemanasan yang tinggi akan meleleh lalu terbakar.
Bleng
Merupakan larutan garam fosfat, berbentuk kristal, dan berwarna kekuning- kuningan.

Unsur, Senyawa dan Campuran dapat kita beda-bedakan dilihat dari sifat kimia dan fisikannya. Kita dapat menemukan unsur dalam keadaan bebas, artinya unsur tersebut tidak bergabung dengan unsur lain membentuk senyawa. Namun demikian, di alam ini lebih banyak ditemukan unsur yang senantiasa mengadakan ikatan dengan unusr lain. Unsur-unsur demikian disebut dengan unsur yang reaktif. Apakah perbedaan antara unsur, senyawa dan campuran tersebut?

a.Perbedaan Unsur dan Senyawa
Unsur merupakan penyusun senyawa. Meskipun demikian, sifat-si
fat tidak dapat di temukan pada senyawa. Senyawa telah menjelma menjadi zat yang baru.
Contoh:
Reaksi adalah pembakaran antara logam magnesium (Mg) dan oksigen (O2), diperoleh zat baru yang disebut senyawa, yaitu:

Mg + O2 ——–> MgO

Pada reaksi tersebut, dihasilkan zat baru yang sifatnya berbeda dari unsur-unsur penyusunnya.

b. Perbedaan Unsur dan Campuran
Dalam suatu campuran yang terdiri dari beberapa unsur, sifat-sifat unusur dapat diidentifikasi/diketahui. Artinya, sifat-sifat unsur yang semula (awal) tidak berubah ketika unusur tersebut bercampur dengan unsur lain membentuk suatu campuran. hal ini dikarenakan proses pemebntukan campuran terjadi secara fisika.
Ada dua sifat campuran, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.

c. Perbedaan Senyawa dan Campuran
Komposisi unsur-unsur penyusun suatu campuran tidak tertentu sehingga kita tidak dapat menentukan rumus kimia suatu campuran. Berbeda halnya dengan senyawa yang memiliki komposisi penyusun yang tetap. Perbedaan senyawa dan campuran yang lain adalah pemisahan campuran pada umumnya dapat dilakukan secara fisika.
Pemisahan secara fisika adalah pemisahan suatu zat berdasarkan sifat-sifat fisika suatu benda yang meliputi ukuran partikel dan titik didih.
Contoh, pemisahan campuran batu dan pasir dilakukan dengan pengayakan.
Contoh lain, adalah pemisahan fraksi minyak bumi dilakukan dengan teknik Distilasi, yaitu pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan titik didih masing-masing komponen di dalam campuran.
Sedangkan, cara pemisahan senyawa menjadi zat-zat penyusunnya yang berupa unsur-unsur dilakukan secara kimia, artinya reaksi gerjadi pada tingkat molekuler yang melibatkan pengubahan, penataan, dan pengaturan kembali atom-atom penyusun senyawa tersebut. Contohnya, untuk mendapatkan Hidrogen dan Oksigen dari air dapat dilakukan dengan elektrolisis.
Reaksi elektrolisis, air secara sederhana dituliskan sbb:
H20 ——–> H + O

Materi adalah material fisik yang menyusun alam, yang bisa diartikan sebagai segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Materi dapat berbentuk gas, cair, dan padat.

Contoh: udara, kapur, meja.

Kimia mempelajari komposisi, struktur dan sifat dari materi, serta perubahan kimia yang terjadi dari materi satu ke yang lainnya. Contoh: kayu terbakar menjadi arang.

Penyusun materi
http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2009/04/skema-klasifikasi-materi1.jpg


Materi dapat tersusun dari substansi murni atau tunggal yang terdiri dari satu unsur atau beberapa unsur yang membentuk suatu senyawa. Materi juga dapat tersusun dari senyawa campuran, yang tercampur secara homogen atau heterogen.

skema-klasifikasi-materi1Skema klasifikasi materi

Substansi murni :

Materi yang mempunyai sifat dan komposisi tertentu.

Unsur :

Substansi murni yang tidak dapat dipisahkan menjadi sesuatu yang
lebih sederhana, baik secara fisika maupun kimia, mengandung satu jenis atom.

Contoh: hidrogen, oksigen.

Senyawa :

Terbentuk dari ikatan antara atom penyusunnya, dan dapat dipisahkan secara kimia menjadi unsur penyusunnya.

Contoh: air (H2O), gula, CaCO3.

Campuran :

Materi yang tersusun dari beberapa substansi murni, sehingga mempunyai sifat dan komposisi yang bervariasi.

Contoh: gula + air menghasilkan larutan gula, mempunyai sifat manis yang tergantung pada komposisinya.

Campuran homogen :

Mempunyai sifat dan komposisi yang seragam pada setiap bagian campuran, tidak dapat dibedakan dengan melihat langsung.
Contoh: garam dapur dan air.

Campuran heterogen :

Mempunyai sifat dan komposisi yang bervariasi pada setiap bagian campuran, dapat dibedakan dengan melihat langsung (secara fisik terpisah).

Contoh: gula dan pasir.

Campuran heterogen dapat digolongan dengkan menjadi 2 macam yaitu suspensi dan koloid.
Suspensi merupakan campuran antara zat padat dengan cairan atau gas di mana zat padat tersebut tidak larut. Contohnya campuran pasir dengan air dan sirup obat batuk.

Koloid merupakan campuran antara dua zat atau lebih di mana salah satu penysunnya tersebar dalam zat penyusun yang lain.
contoh ; debu, asap pembakaran, keju, awan, kabut, cat, tinta,susu, margarin dab tepung kanji dalam air. Pada susu butiran minyak tersbar dalam air, pada margarin butiran air tersebar dalam minyak.

Gambar di bawah menunjukkan sebagian permukaan bumi. Unsur aluminium, besi, oksigen, dan silikon merupakan 88% penyusun permukaan bumi dalam bentuk padatan. Air pada permukaan bumi dan dalam bentuk gas tersusun dari hidrogen dan oksigen. 99% udara tersusun dari nitrogen dan oksigen. Hidrogen, oksigen, dan karbon adalah 97% penyusun tubuh manusia.

gambar-permukaan-bumi-dan-u

Gambar Permukaan bumi dan udara

1.Berikut ini adalah sifat-sifat larutan asam,
kecuali ....
a. dapat memerahkan warna lakmus biru
b. dapat menimbulkan hujan asam
c. larutannya termasuk elektrolit
d. jika dilarutkan dalam air menghasilkan
ion hidroksida

2. Benda-benda peralatan rumah tangga
berikut ini yang mudah rusak apabila
terkena larutan asam adalah ....
a. ember plastik c. gergaji besi
b. cobek batu d. rak kayu

3. Larutan berikut yang termasuk basa lemah
adalah ....
a. Ba(OH)2 c. Mg(OH)2
b. NaOH d. NH4OH

4. Magnesium hidroksida banyak
dimanfaatkan sebagai ....
a. bahan cat tembok c. obat maag
b. bahan pembersih kaca d. bahan sabun

5. Apabila ekstrak bunga sepatu merah
digunakan sebagai indikator asam basa,
maka gejala berikut yang benar adalah ....
a. dalam asam berwarna merah dan di dalam
basa berwarna hijau
b. dalam asam berwarna hijau dan di dalam
basa berwarna merah
c. dalam asam berwarna ungu dan di dalam
basa berwarna merah
d. dalam asam berwarna merah dan di
dalam basa berwarna ungu

6. Berikut ini adalah data hasil pengujian
beberapa larutan dengan menggunakan
Lakmus merah dan lakmus biru.

Larutan Perubahan warna
pada Lakmus

Lakmus Merah lakmus biru
A tetap merah tetap biru
B biru biru tua
C Merah tua Merah
D Merah tua Biru tua




Larutan yang bersifat asam adalah ....
a. larutan B c. larutan A
b. larutan D d. larutan C

7. Dari tabel di atas yang merupakan larutan
bersifat netral adalah
a. larutan B c. larutan A
b. larutan D d. larutan C

8. Berikut ini adalah larutan asam:
1. HCl 4. CH3COOH
2. Asamsitrat 5. HCN
3. HNO3
Larutan asam kuat ditunjukkan nomor ....
a. 1 dan 5 c. 1 dan 3
b. 2 dan 4 d. 4 dan 5

9. Kelompok asam berikut yang termasuk asam
lemah adalah....
a. asam karbonat, asam sitrat, asam askorbat
b. asam sitrat, asam sulfat, asam karbonat
c. asam klorida, asam fosfat, asam nitrat
d. asam etanoat, asam sulfat, asam askorbat

10. Reaksi antara asam dan basa berikut dapat
menghasilkan garam bersifat netral, yaitu..
a. CH3COOH dengan NaOH
b. HCl dengan NaOH
c. H2SO4 dengan NH4OH
d. HCl dengan NH4OH

11. Yang termasuk basa lemah adalah ...
a. NaOH c. Amonia
b. KOH d. NaCl

12. Cara yang dilakukan untuk meningkatkan nilai
pH minuman bersoda adalah dengan menambah
a. air jeruk c. air murni
b. Gas CO2 d. Asam cuka

13. Yang termasuk garam bersifat basa adalah…
a. ammonium klorida c. natrium klorida
b. natrium asetat d. natrium sulfat

14. Basa yang digunakan untuk bahan
pembuatan sabun adalah…
a. natrium hidroksida.
b.kalsium hidrosida
c. magnesium hidroksida
d.amonium hidroksida





15. Asam yang terkandung dalam buah jeruk
adalah …
a. asam laktat c. asam format
b. asam sitrat d. asam sulfat

16. Di antara asam berikut yang mempunyai
daya hantar listrik paling lemah adalah
a. asam nitrat b. asam klorida
b. asam sulfat d. asam asetat

17. Asam yang digunakan untuk air aki mobil
adalah…
a. asam sulfat c. asam sitrat
b. asam nitrat d. asam cuka

18. Jika larutan Natrium asetat diteteskan pada
kertas lakmus merah dan biru, perubahan
warna yang terjadi adalah ….
a. lakmus merah tetap merah, lakmus biru
menjadi merah
b. lakmus merah menjadi biru, lakmus biru
menjadi biru tua
c. lakmus merah tetap merah, lakmus biru
tetap biru
d. lakmus merah menjadi biru, lakmus biru
menjadi merah

19. Minum obat milanta pada orang yang
terkena sakit maag menunjukkan adanya
reaksi ………. pada lambung manusia
a.pembakaran c. oksidasi
b. pengendapan d. netralisasi

1.“Massa sebuah atom berpusat dalam inti atom yang mengandung partikel
bermuatan positif”. Pendapat ini dikemukakan oleh ....
a.Ernest Rutherford c. J.J Thomson
b.Niels Bohr d.James Chadwick

2.Partikel subatomik yang terdapat dalam inti adalah....
a.Poton dan elektron
b.Proton saja
c.Elektron dan neutron
d.Neutron dan proton

3.Partikel yang bergerak mengelilingi inti atom adalah ...
a.Neutron c. Elektron
b.Proton d. Neutron

4.Partikel subatomik yang mempunyai massa 1 satuan massa atom adalah...
a.Poton dan elektron
b.Elektron dan neutron
c.Neutron dan proton
d.proton saja

5.Atom magnesium dengan jumlah elektron 12 mempunyai konfigurasi elektron ....
a.8 2 2 c. 2 8 2
b.2 6 4 d. 2 2 8

6.Atom oksigen dengan jumlah elektron 8 mempunyai ....
a.6 elektron pada kulit pertama
b.2 elektron pada kulit kedua
c.6 elektron pada kulit kedua
d.8 elektron pada kulit pertama

7.Dengan mengetahui nomor massa dari inti atom, maka dapat diketahui pula jumlah ....
a.Proton c. Proton dan neutron
b.Neutron d. Proton dan elektron

8.Pada atom Na dengan dengan nomor atom 11 dan nomor massa 23 terdapat ....
a.11 neutron c. 23 elektron
b.12 neutron d. 12 proton

9.Atom argon dengan jumlah proton 10 dan jumlah neutron 10 mempunyai nomor massa ...
a.10 c. 30
b.20 d. 0

10.Sebuah unsur ( M ) memiliki 38 elektron dan 50 neutron. Manakah yang
menggambarkan unsur tersebut ..
a.88 M c. 126 M
38 38
b.50 M d. 126 M
38 88

11.Sebuah unsur P mempunyai massa atom 31 dan jumlah proton 15. Berapakah jumlah
elektron dan neutron dalam inti ?
a.15 dan 46 c. 15 dan 16
b.16 dan 46 d. 16 dan 15

12.Atom-atom dengan nomor atom berbeda, tetapi nomor massanya sama disebut...
a.Isoton c. Isotop
b.Isobar d. Isomer

13.Di bawah ini merupakan ion monoatomik kecuali....
a.H+ c. Ca2+
b.Cl- d. OH-

14.Sebuah ion memiliki 18 elektron dan 17 proton, maka ion tersebut mempunyai
muatan...
a.Positif c. Netral
b.Negatif d.atom tidak bermuatan

15.Na+ ; O ; Al ; CH4 ; N ; I-
Berdasarkan simbol data di atas yang merupakan atom, kation, dan anion
berturut-turut adalah...
a.O , Na+ , I- c. N , Na+ , I-
b.Al, I- , Na+ d. Al, O, Na+

16.Molekul di bawah ini yang tergolong molekul unsur adalah...
a.H2O c. CO2
b.NH3 d. H2

17.Atom kalsium yang melepaskan dua buah elektronya akan membentuk kation...
a. K2- b.K2+ c.Ca2+ d. Ca2-

18.Di bawah ini merupakan proses suatu jenis atom menjadi ion, kecuali....
a.atom kehilangan elektron di kulit terluar
b.jumlah proton lebih banyak dari pada elektron
c. atom mendapatkan elektron
d. atom kehilangan proton
19.Perhatikan dua unsur berikut 39K dan 40Ca, kedua unsur tersebut merupakan ....
19 20
a.isoton b.isobar c.isotop d.isomer

20.Sebuah unsur P mempunyai massa atom 31 daan jumlah proton 15. Berapa jumlah
elektron dan neutronnya.
a. 15 dan 46 c. 15 dan 16
b. 16 dan 46 d. 16 dan 15

A. Sifat-Sifat Asam, Basa, dan Garam
Bagaimana rasa permen vitamin C atau kuah bakso yang diberi
cuka? Tentu kamu akan menjawab rasanya masam. Pernahkah kamu
mencicipi garam? Bagaimana rasanya? Bagaimanakah rasa jamu?
Rasanya pahit atau manis? Rasa pahit merupakan salah satu sifat
zat yang bersifat basa.
Memang, sejak zaman dahulu asam, basa, dan garam sudah
dikenal, karena banyak bahan makanan atau minuman yang
digunakan dalam kehidupan sehari-hari bersifat asam, basa atau
garam. Coba kamu sebutkan contoh bahan makanan atau minuman
yang bersifat asam.
Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang
berarti cuka. Seperti diketahui, zat utama dalam cuka adalah asam
asetat. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu.
Apakah sifat asam, basa, dan garam itu? Coba kamu perhatikan
larutan pembersih porselin atau keramik. Apa yang terjadi jika larutan
pembersih tersebut terkena lantai keramik? Coba kamu simpulkan
sifat-sifat asam!
Pernahkah kamu mencuci dengan deterjen atau sabun? Apa
yang kamu rasakan pada tanganmu itu? Apakah licin dan terasa
panas? Seperti halnya dengan sabun, basa bersifat kaustik (licin),
selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi dengan protein di dalam
kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian).
Kita dapat mengenali asam dan basa dari rasanya. Namun, kita
dilarang mengenali asam dan basa dengan cara mencicipi karena
cara tersebut bukan merupakan cara yang aman. Bagaimanakah cara
mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman? Kamu dapat
mengenali asam dan basa dengan menggunakan indikator. Indikator
yaitu suatu bahan yang dapat bereaksi dengan asam, basa, atau
garam sehingga akan menimbulkan perubahan warna.
1. Asam
Kamu sudah mengetahui jika asam merupakan salah satu penyusun
dari berbagai bahan makanan dan minuman, misalnya cuka, keju,
dan buah-buahan. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam
air akan melepaskan ion H+. Jadi, pembawa sifat asam adalah ion H+
(ion hidrogen), sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom
hidrogen. Tahukah kamu perbedaan antara ion, kation, dan anion? Ion
adalah atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik. Kation
adalah ion yang bermuatan listrik positif. Adapun anion adalah ion
yang bermuatan listrik negatif.
Sifat khas lain dari asam adalah dapat bereaksi dengan berbagai
bahan seperti logam, marmer, dan keramik. Reaksi antara
asam dengan logam bersifat korosif. Contohnya, logam besi dapat
bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk Besi (II)
klorida (FeCl2).

Tabel 2.1 Beberapa Asam yang Telah Dikenal dalam Kehidupan
Nama Asam Rumus Kimia Terdapat dalam

Asam asetat CH3COOH Larutan cuka
Asam askorbat C6H8O6 Jeruk, tomat, sayuran
Asam sitrat C6H8O7 Jeruk
Asam borat H3BO3 Larutan pencuci mata
Asam karbonat H2CO3 Minuman berkarbonasi
Asam klorida HCl Asam lambung
Asam nitrat HNO3 Pupuk, peledak TNT
Asam fosfat H3PO4 Deterjen, pupuk
Asam tartrat C4H6O6 Anggur
Asam malat C4H6O5 Apel
Asam formiat HCOOH Sengatan lebah
Asam laktat C3H6O3 Keju
Asam benzoat C6H5COOH Bahan pengawet makanan
Berdasarkan asalnya, asam dikelompokkan dalam 2 golongan,
yaitu asam organik dan asam anorganik. Tahukah kamu apa bedanya?
Asam organik umumnya bersifat asam lemah, korosif, dan banyak
terdapat di alam. Asam anorganik umumnya bersifat asam kuat dan
korosif. Karena sifat-sifatnya itulah, maka asam-asam anorganik
banyak digunakan di berbagai kebutuhan manusia.
Gambar 2.3 Beberapa Buah yang Mengandung Asam
Sumber Gambar: Dokumentasi Penerbit
Asam sitrat merupakan asam organik lemah yang ditemukan pada daun dan buah tumbuhan genus
Citrus (jeruk-jerukan). Senyawa ini merupakan bahan pengawet yang baik dan alami, selain digunakan
sebagai penambah rasa masam pada makanan dan minuman ringan. Asam sitrat dikenal sebagai senyawa
antara dalam siklus asam sitrat. Asam ini penting dalam metabolisme makhluk hidup, sehingga ditemukan
pada hampir semua makhluk hidup. Zat ini juga dapat digunakan sebagai zat pembersih yang ramah
lingkungan dan sebagai antioksidan.
Diskusikan 2.1
Mengapa susu yang basi lebih bersifat asam dibanding susu segar?
Warta IPA

2. Basa (Hidroksida)
Jika kamu mencuci tangan dengan sabun, apa yang kamu rasakan
pada tanganmu? Dalam keadaan murni, basa umumnya berupa
kristal padat dan bersifat kaustik. Beberapa produk rumah tangga
seperti deodoran, obat maag (antacid) dan sabun serta deterjen
mengandung basa.
Basa adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air
(larutan) dapat melepaskan ion hidroksida (OH-). Oleh karena itu,
semua rumus kimia basa umumnya mengandung gugus OH.
Jika diketahui rumus kimia suatu basa, maka untuk memberi
nama basa, cukup dengan menyebut nama logam dan diikuti kata
hidroksida.
Asam sitrat terdapat pada berbagai jenis buah dan sayuran. Asam sitrat yang konsentrasi tinggi,
mencapai 8% bobot kering, terdapat pada jeruk lemon dan limau (misalnya jeruk nipis dan jeruk purut).
Rumus kimia asam sitrat adalah C6H8O7.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Asam_sitrat
Contoh Soal 2.1
Soal
Tulislah nama dari senyawa basa berikut!
a. NaOH c. KOH
b. Ca(OH)2 d. Mg(OH)2
Pembahasan
a. NaOH = Natrium hidroksida
b. Ca(OH)2 = Kalsium hidroksida
c. KOH = Kalium hidroksida
d. Mg(OH)2 = Magnesium hidroksida
Tahukah kamu, basa apa yang ada di sekitar kita? Mari kita
cermati tabel berikut ini.
Tabel 2.2 Beberapa Jenis Basa yang Telah Dikenal
Nama Basa Rumus Kimia Basa Terdapat dalam
Aluminium hidroksida
Kalsium hidroksida
Magnesium hidroksida
Natrium hidroksida
Al(OH)3
Ca(OH)2
Mg(OH)2
NaOH
Deodoran, obat maag
Plester
Obat pencahar (antacid)
Sabun, pembersih saluran air
Sumber: Dokumentasi Penerbit
003 bab 2.indd 36 7/18/2008 7:08:46 PM
Bab 2 Asam, Basa, dan Garam 37
Gambar 2.5 Garam Dapur
Foto: Dokumentasi Penerbit
3. Garam
Jika mendengar kata ”garam”, pastilah yang terbayang pada benakmu
adalah garam dapur. Garam dapur memang merupakan salah satu
contoh garam.
Dalam kehidupan sehari-hari pernahkah kamu melihat orang
yang sakit perut (maag dan sejenisnya)? Tahukah kamu mengapa
orang yang sakit maag minum obat sakit maag atau antacid? Apakah
antacid itu? Orang mengalami sakit perut disebabkan asam lambung
yang meningkat. Untuk menetralkan asam lambung (HCl) digunakan
antacid. Antacid mengandung basa yang dapat menetralkan kelebihan
asam lambung (HCl).
Umumnya zat-zat dengan sifat yang berlawanan, seperti asam
dan basa cenderung bereaksi membentuk zat baru. Bila larutan
asam direaksikan dengan larutan basa, maka ion H+ dari asam akan
bereaksi dengan ion OH- dari basa membentuk molekul air.
H+ (aq) + OH- (aq) H2O (ℓ)
Asam Basa Air
Karena air bersifat netral, maka reaksi asam dengan basa
disebut reaksi penetralan.
Apakah terjadi reaksi antara ion negatif dari asam dan ion positif
logam dari basa? Ion-ion ini akan bergabung membentuk senyawa
ion yang disebut garam. Bila garam yang terbentuk ini mudah larut
dalam air, maka ion-ionnya akan tetap ada di dalam larutan. Tetapi
jika garam itu sukar larut dalam air, maka ion-ionnya akan bergabung
membentuk suatu endapan. Jadi, reaksi asam dengan basa disebut
juga reaksi penggaraman karena membentuk senyawa garam.
Mari kita simak contoh reaksi pembentukan garam berikut!
Asam + Basa Garam + Air
Asam klorida + Natrium hidroksida Natrium klorida + air
HCl (aq) + Na OH (aq) Na Cl (aq) + H2O (ℓ)
Asam Basa Garam Air
Walaupun reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan,
tetapi hasil reaksi (garam) tidak selalu bersifat netral. Sifat asam
basa dari larutan garam bergantung pada kekuatan asam dan basa
penyusunnya.
003 bab 2.indd 37 7/18/2008 7:08:51 PM
38 IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat bersifat
netral, disebut garam normal, contohnya NaCl dan KNO3. Garam
yang berasal dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam dan
disebut garam asam, contohnya adalah NH4 Cl. Garam yang berasal
dari asam lemah dan basa kuat bersifat basa dan disebut garam
basa, contohnya adalah CH3COONa.
Contoh asam kuat adalah HCl, HNO3, H2SO4. Adapun KOH, NaOH,
Ca(OH)2 termasuk basa kuat.
Simaklah beberapa garam yang telah dikenal dalam kehidupan
sehari-hari pada tabel berikut. Apa sajakah garam yang ada dalam
kehidupan kita?
4. Larutan Asam, Basa, dan Garam Bersifat
Elektrolit
Pernahkah kamu melihat seseorang mencari ikan dengan menggunakan
”setrum” atau aliran listrik yang berasal dari aki? Apa yang
terjadi setelah beberapa saat ujung alat yang telah dialiri arus listrik
itu dicelupkan ke dalam air sungai? Ternyata ikan yang berada di
sekitar ujung alat itu terkena aliran listrik dan pingsan atau mati.
Apakah air dapat menghantarkan listrik?
Sebenarnya air murni adalah penghantar listrik yang buruk.
Akan tetapi bila dilarutkan asam, basa, atau garam ke dalam air maka
larutan ini dapat menghantarkan arus listrik. Zat-zat yang larut dalam
air dan dapat membentuk suatu larutan yang menghantarkan arus
listrik dinamakan larutan elektrolit. Contohnya adalah larutan garam
dapur dan larutan asam klorida. Zat yang tidak menghantarkan arus
listrik dinamakan larutan nonelektrolit. Contohnya adalah larutan
gula dan larutan urea.
Untuk mengetahui suatu larutan dapat menghantarkan arus
listrik atau tidak, dapat diuji dengan alat penguji elektrolit. Alat penguji
elektrolit sederhana terdiri dari dua elektroda yang dihubungkan
dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi dengan lampu,
serta bejana yang berisi larutan yang akan diuji. Mari kita lakukan
kegiatan berikut untuk mengetahui apakah asam, basa, dan garam
dapat menghantarkan arus listrik.
Tabel 2.3 Beberapa Garam yang Telah Dikenal
Nama Garam Rumus Nama Dagang Kegunaan
Natrium klorida
Kalsium karbonat
Kalium nitrat
Kalium karbonat
Natrium fosfat
Amonium klorida
NaCl
CaCO3
KNO3
K2CO3
Na3PO4
NH4Cl
Garam dapur
Kalsit
Salpeter
Potas
TSP
Salmoniak
Penambah rasa
Bahan cat
Pupuk
Bahan sabun
Bahan deterjen
Bahan baterai
Sumber: Dokumentasi Penerbit
003 bab 2.indd 38 7/18/2008 7:08:51 PM
Bab 2 Asam, Basa, dan Garam 39
Uji Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik
Tujuan
Menguji larutan berdasarkan daya hantar listriknya
Alat dan Bahan
1. Gelas kimia 5. Larutan NaCl
2. Elektroda karbon 6. Larutan asam cuka
3. Baterai 7. Larutan NaOH
4. Bola lampu 8. Larutan gula
Petunjuk Kerja
1. Rangkailah alat uji elektrolit seperti tampak pada gambar di atas.
2. Isilah gelas dengan larutan asam asetat.
3. Celupkan elektroda ke dalam larutan asam asetat.
4. Amatilah bola lampu, perubahan apa yang terjadi?
5. Ulangi kegiatan di atas dengan mengganti larutan asam asetat dengan larutan NaOH,
larutan NaCl, dan larutan gula secara bergantian.
6. Catat hasil pengamatan dalam tabel.
7. Buatlah kesimpulan dari hasil kegiatan dan diskusikan bersama teman satu kelompok.
Tabel 2.4 Hasil Pengamatan Uji Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit
No Larutan
Nyala Lampu Gelembung Gas
Terang Redup Padam Ada
Tidak
ada
Pertanyaan
1. Apa yang disebut dengan larutan?
2. Apa yang disebut dengan larutan elektrolit kuat, larutan elektrolit lemah, dan larutan
nonelektrolit?
3. Berdasarkan kegiatan yang kamu lakukan, berilah contoh larutan elektrolit lemah, kuat,
dan nonelektrolit.
Kegiatan Ilmiah 2.1
Gambar 2.6 Rangkaian Alat Penguji Elektrolit
Sumber Gambar: Dokumentasi Penerbit
003 bab 2.indd 39 7/18/2008 7:08:52 PM
40 IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII
B. Identifikasi Asam, Basa, dan Garam
Banyak sekali larutan di sekitar kita, baik yang bersifat asam,
basa, maupun netral. Tahukah kamu bagaimana cara menentukan
sifat asam dan basa larutan secara tepat? Indikator yang dapat
digunakan adalah indikator asam basa. Indikator adalah zat-zat
yang menunjukkan indikasi berbeda dalam larutan asam, basa,
dan garam. Cara menentukan senyawa bersifat asam, basa, atau
netral dapat menggunakan kertas lakmus dan larutan indikator atau
indikator alami.
Berikut adalah beberapa cara menguji sifat larutan.
1. Identifikasi dengan Kertas Lakmus
Warna kertas lakmus dalam larutan asam, larutan basa dan larutan
bersifat netral berbeda. Ada dua macam kertas lakmus, yaitu lakmus
merah dan lakmus biru. Sifat dari masing-masing kertas lakmus
tersebut adalah sebagai berikut.
a. Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam
larutan basa berwarna biru.
b. Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam
larutan basa berwarna biru.
c. Lakmus merah maupun biru dalam larutan netral tidak berubah
warna.
1. Sebutkan masing-masing tiga contoh senyawa asam dan senyawa basa beserta dengan
manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari!
2. Sebutkan manfaat dan kerugian asam bagi kita dan lingkungan!
3. Dari persamaan reaksi berikut, manakah yang termasuk asam, basa, dan garam?
HNO3 (aq) + KOH (aq) KNO3 (aq) + H2O (ℓ)
4. Apakah yang dimaksud dengan garam asam dan garam basa? Sebutkanlah contohnya?
Asah Kemampuan 2.1
Gambar 2.7 Bagian-Bagian Kertas Lakmus
Sumber Gambar: Suroso AY, D Kardiawarman. Ensiklopedia Sains dan
Kehidupan (2003)
Agar kamu lebih paham mengenai materi ini, mari kita lakukan
kegiatan berikut.
Bagian yang
dicelupkan ke
dalam larutan
asam
Kertas lakmus
merah
Kertas lakmus
Biru
Bagian yang
dicelupkan ke dalam
larutan basa
003 bab 2.indd 40 7/18/2008 7:08:53 PM
Bab 2 Asam, Basa, dan Garam 41
Identifikasi Larutan Asam, Basa,
dan Garam Menggunakan Kertas Lakmus
Tujuan
Mengidentifikasi larutan asam, basa, dan garam menggunakan kertas lakmus
Alat dan Bahan
1. Gelas plastik/gelas kimia
2. Pelat tetes
3. Pipet tetes
4. Kertas lakmus
5. Bahan-bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari, seperti cuka, air aki, teh, sabun, kapur,
air sumur, garam, dan air jeruk.
Petunjuk Kerja
1. Kumpulkan bahan-bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari yang berupa bahan padat
atau larutan.
2. Larutkan bahan-bahan yang padat tersebut ke dalam air.
3. Masukkan atau celupkan kertas lakmus ke dalam cekungan-cekungan pelat tetes.
4. Teteskan dengan pipet tetes asam, basa, dan netral dari bahan-bahan tersebut pada
lakmus yang terdapat di dalam cekungan pelat tetes.
5. Catat hasil pengamatan dalam tabel dan klasifikasikan bahan-bahan tersebut berdasarkan
sifatnya.
6. Buatlah kesimpulan dari hasil kegiatan dan susunlah laporannya.
Tabel 2.5 Hasil Pengamatan Identifikasi Larutan dengan Kertas Lakmus
No. Bahan-Bahan
Hasil Pengamatan
dengan Lakmus
Asam Basa Netral
1. Larutan cuka
2. Air jeruk
3. Air aki
4. Larutan gula
5. Larutan sabun
6. Larutan kapur
7. Air teh
8. Air sumur
9. Larutan garam dapur
Pertanyaan
1. Apa yang terjadi pada kertas lakmus jika ditetesi dengan larutan asam, basa, atau larutan
netral?
2. Mengapa larutan yang netral tidak dapat menunjukkan perubahan warna pada lakmus?
Kegiatan Ilmiah 2.2
003 bab 2.indd 41 7/18/2008 7:08:53 PM
42 IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII
2. Identifikasi Larutan Asam dan Basa Menggunakan
Indikator Alami
Percobaan yang telah kamu lakukan adalah mengidentifikasi suatu
larutan bersifat asam, basa atau netral dengan menggunakan kertas
lakmus. Adakah cara lain untuk mengidentifikasi suatu larutan?
Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan sendiri di rumah,
yaitu dengan menggunakan indikator alami. Berbagai bunga yang
berwarna atau tumbuhan, seperti daun, mahkota bunga, kunyit, kulit
manggis, dan kubis ungu dapat digunakan sebagai indikator asam
basa. Ekstrak atau sari dari bahan-bahan ini dapat menunjukkan
warna yang berbeda dalam larutan asam basa.
Sebagai contoh, ambillah kulit manggis, tumbuklah sampai
halus dan campur dengan sedikit air. Warna kulit manggis adalah
ungu (dalam keadaan netral). Jika ekstrak kulit manggis dibagi dua
dan masing-masing diteteskan larutan asam dan basa, maka dalam
larutan asam terjadi perubahan warna dari ungu menjadi cokelat
kemerahan. Larutan basa yang diteteskan akan mengubah warna
dari ungu menjadi biru kehitaman.
Agar kamu lebih paham dengan pokok bahasan ini, mari kita
lakukan kegiatan berikut.
Identifikasi Larutan Asam, Basa, dan Garam
dengan Menggunakan Indikator Alami
Tujuan
Mengidentifikasi larutan asam, basa, dan garam dengan menggunakan indikator alami
Kegiatan Ilmiah 2.3
Gambar 2.8 Beberapa Macam Indikator Alami
Sumber Gambar: Dokumentasi Penerbit
(a) Kubis Ungu (b) Bunga Mawar (c) Bunga Sepatu (d) Kunyit
003 bab 2.indd 42 7/18/2008 7:09:07 PM
Bab 2 Asam, Basa, dan Garam 43
Alat dan Bahan
1. Lumpang dan alu 7. Air kapur
2. Corong 8. Air suling
3. Tabung reaksi 9. Larutan NaOH
4. Pipet tetes 10. Larutan HCl
5. Gelas ukur 11. Larutan garam dapur
6. Bunga berwarna atau bahan alam 12. Larutan cuka
Petunjuk Kerja
1. Siapkan bermacam-macam bunga berwarna atau bahan alam (misalnya bunga sepatu,
bunga mawar, kunyit, bougenvile, dan bunga kana)
2. Siapkan lumpang dan alu.
3. Tumbuklah bahan-bahan tersebut dengan menggerusnya dan tambahkan air ± 5 ml.
Kemudian, amati indikator warnanya.
4. Siapkan 5 tabung reaksi yang berisi larutan yang akan diuji
5. Masukkan masing-masing 1 ml ekstrak ke dalam 5 tabung reaksi.
6. Masukkan masing-masing 5 tetes larutan cuka ke dalam tabung reaksi 1, larutan natrium
klorida ke dalam tabung 2, dan larutan natrium hidroksida ke dalam tabung 3. Amati
perubahan warna indikator dalam larutan.
7. Lakukan dengan cara yang sama untuk ektrak bahan lain dan dalam larutan lainnya.
8. Catat perubahan warna indikator alami tersebut ke dalam tabel
9. Buatlah kesimpulan dari hasil kegiatan, kemudian diskusikan dengan teman satu kelompok.
Tabel 2.6 Hasil Pengamatan Identifikasi Larutan dengan Indikator Alami
No. Indikator Alami
Warna Indikator
Mula-Mula
Warna Indikator Dalam Larutan
Asam Cuka Garam NaOH
1. Bunga sepatu
2. Kunyit
3. Bunga kana
4. Bunga mawar
5. Bunga bougenvile
Pertanyaan
1. Perubahan warna apa yang terjadi pada ekstrak yang ditetesi dengan larutan asam, basa
atau larutan netral?
2. Mengapa larutan yang netral tidak dapat menunjukkan perubahan warna pada
ekstrak?
003 bab 2.indd 43 7/18/2008 7:09:07 PM
44 IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII
C. Penentuan Skala Keasaman dan Kebasaan
1. Kekuatan Asam dan Basa
Masih ingatkah kamu dengan sifat asam dan basa? Misalnya beberapa
jenis asam dapat diminum atau dikonsumsi, sebaliknya ada
beberapa asam yang berbahaya bila kena kulit, karena dapat merusak
jaringan. Asam juga dapat merusak logam dan keramik.
Apakah asam dan basa mempunyai kekuatan yang sama?
Kekuatan suatu asam atau basa tergantung bagaimana senyawa
tersebut dapat diuraikan menjadi ion-ion dalam air. Peristiwa terurainya
suatu zat menjadi ion-ionnya dalam air disebut ionisasi.
Asam atau basa yang terionisasi secara sempurna dalam larutan
merupakan asam kuat atau basa kuat. Sebaliknya asam atau basa
yang hanya terionisasi sebagian merupakan asam lemah atau basa
lemah.
Jika ingin mengetahui kekuatan asam dan basa kamu dapat
melakukan percobaan sederhana. Perhatikan nyala lampu saat
mengadakan percobaan uji larutan elektrolit. Bila nyala lampu redup
berarti larutan tergolong asam atau basa lemah, sebaliknya apabila
nyala lampu terang berarti larutan tersebut tergolong asam atau
basa kuat.
1. Apa yang dimaksud dengan indikator asam basa?
2. Sebutkan beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi larutan asam, basa,
dan garam! Jelaskan masing-masing cara tersebut!
3. Bagaimanakah sifat lakmus merah dan lakmus biru pada larutan asam, basa, dan garam?
4. Sebutkan bahan-bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator alami?
a) Nyala Lampu Redup b) Nyala Lampu Terang
Gambar 2.9 Uji Kekuatan Larutan Asam dan Basa Berdasarkan Nyala Lampu
Sumber Gambar: Dokumentasi Penerbit
Asah Kemampuan 2.2
003 bab 2.indd 44 7/18/2008 7:09:08 PM
Bab 2 Asam, Basa, dan Garam 45
Asam kuat atau asam lemah pada konsentrasi yang sama
menghantarkan listrik yang berbeda. Nyala lampu pada Gambar 2.9(a)
(halaman 95) tampak redup. Ini berarti larutan yang diuji berupa
asam lemah atau basa lemah. Adapun pada Gambar 2.9(b) lampu
menyala terang, menandakan bahwa larutan yang diuji berupa asam
kuat atau basa kuat.
Belajar IPA melalui Internet
Kamu dapat belajar materi ini dengan mengakses website http://id.wikipedia.org./asam basa
2. Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH)
Mungkin kamu pernah mendengar istilah pH suatu larutan. Apakah pH
itu? Pada dasarnya derajat/tingkat keasaman suatu larutan (pH =
potenz Hydrogen)) bergantung pada konsentrasi ion H+ dalam larutan.
Semakin besar konsentrasi ion H+ semakin asam larutan tersebut.
Umumnya konsentrasi ion H+ pada larutan sangat kecil, maka
untuk menyederhanakan penulisan digunakan konsep pH untuk
menyatakan konsentrasi ion H+. Nilai pH sama dengan negatif
logaritma konsentrasi ion H+ dan secara matematika dinyatakan
dengan persamaan
pH = - log (H+)
Analog dengan pH, konsentrasi ion OH– juga dapat dinyatakan
dengan cara yang sama, yaitu pOH (Potenz Hydroxide) dinyatakan
dengan persamaan berikut.
pOH = - log (OH-)
Derajat keasaman suatu zat (pH) ditunjukkan dengan skala
0—14.
a. Larutan dengan pH < 7 bersifat asam.
b. Larutan dengan pH = 7 bersifat netral.
c. Larutan dengan pH > 7 bersifat basa.
Jumlah harga pH dan pOH = 14. Misalnya, suatu larutan memiliki
pOH = 5, maka harga pH = 14 – 5 = 9. Harga pH untuk beberapa
jenis zat yang dapat kita temukan di lingkungan sehari-hari dinyatakan
dalam Tabel 2.7 (halaman 46).
003 bab 2.indd 45 7/18/2008 7:09:08 PM
46 IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII
Tabel 2.7 Harga pH untuk Beberapa Jenis Zat
No. Harga pH Contoh Material
1 1 Larutan HCl 0,1 M
2. 6 Susu
3. 7 Air murni
4. 7,2 Darah
5. 14 Larutan NaOH 1 M
3. Menentukan pH Suatu Larutan
Derajat keasaman (pH) suatu larutan dapat ditentukan menggunakan
indikator universal, indikator stick, larutan indiaktor, dan pH meter.
a. Indikator Universal
Indikator universal merupakan campuran dari bermacammacam
indikator yang dapat menunjukkan pH suatu larutan
dari perubahan warnanya. Indikator universal ada dua macam
yaitu indikator yang berupa kertas dan larutan.
b. Indikator Kertas (Indikator Stick)
Indikator kertas berupa kertas serap dan tiap kotak kemasan
indikator jenis ini dilengkapi dengan peta warna. Penggunaannya
sangat sederhana, sehelai indikator dicelupkan ke dalam
larutan yang akan diukur pH-nya. Kemudian dibandingkan
dengan peta warna yang tersedia.
Warta IPA
pH dan Rambut
Rambut normal memiliki pH sekitar 5, jadi bersifat asam lemah. Pada pH ini, rambut terasa lembut,
kuat, dan sehat. Larutan basa membuat rambut menjadi kusam, mudah patah atau menjadi keriting. Untuk
membersihkan rambut, kita menggunakan shampo. Umumnya shampo bersifat basa, karena shampo
terbuat dari senyawa basa dengan minyak atau lemak. Senyawa yang bersifat basa dapat merusak rambut
kita, sehingga kadang kita menggunakan kondisioner setelah memakai shampo. Kondisioner berisi senyawa
yang bersifat asam lemah, seperti asam sitrat. Hal ini bertujuan untuk menetralkan kelebihan senyawa
basa yang tertinggal dari pemakaian shampo.
Sumber: Chemistry Insight “0” Level (2007: 264)
Sumber: Dokumentasi Penerbit
003 bab 2.indd 46 7/18/2008 7:09:09 PM
Bab 2 Asam, Basa, dan Garam 47
c. Larutan Indikator
Salah satu contoh indikator universal jenis larutan adalah larutan
metil jingga (Metil Orange = MO). Pada pH kurang dari 6 larutan
ini berwarna jingga, sedangkan pada pH lebih dari 7 warnanya
menjadi kuning (Gambar 2.11).
Contoh indikator cair lainnya adalah indikator fenolftalin (Phenolphtalein
= pp). pH di bawah 8, fenolftalin tidak berwarna,
dan akan berwarna merah anggur apabila pH larutan di atas 10
(Gambar 2.12).
Gambar 2.10 Penentuan pH Larutan dengan Indikator Kertas
Sumber Gambar: Suroso AY, Anna P, Kordiyawarman Ensiklopedia Sains dan Kehidupan (2003)
Gambar 2.11 Warna
Indikator Metil Jingga
dalam Larutan dengan pH 2,
7, dan 11
Sumber Gambar: Suroso
AY, Anna P, Kordiyawarman
Ensiklopedia Sains dan
Kehidupan (2003)
d. pH Meter
Pengujian sifat larutan asam basa dapat juga menggunakan pH
meter. Penggunaan alat ini dengan cara dicelupkan pada larutan
yang akan diuji, pada pH meter akan muncul angka skala yang
menunjukkan pH larutan.
Gambar 2.12 Warna indikator fenolftalin dalam Larutan Asam (Jernih) dan
Dalam Larutan Basa (Merah Muda)
Sumber Gambar: Suroso AY, D Kardiawarman. Ensiklopidia Sains dan Kehidupan
(2003)
(a) Larutan Asam (b) Larutan Basa
Indikator
universal
Bersifat asam Netral Bersifat biasa
Indikator universal
003 bab 2.indd 47 7/18/2008 7:09:11 PM
48 IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII
Gambar 2.13 Beberapa Jenis pH Meter Digital
Sumber Gambar: www.automation.co.th; www.lodi.gov (2008)
1. Jelaskan yang dimaksud dengan:
a. asam kuat
b. asam lemah
c. basa kuat
d. basa lemah
2. Jelaskan cara yang dapat dilakukan untuk menentukan kekuatan asam dan basa!
3. Berdasarkan Tabel 2.7 (halaman 46), zat apa sajakah yang berbahaya jika terkena kulit?
4. Sebutkan beberapa contoh bahan atau material yang memiliki sifat asam dan memiliki sifat
basa!
5. Jelaskan tiga cara yang dapat dilakukan untuk menentukan pH suatu larutan!
Rangkuman
Larutan dapat bersifat asam, basa, atau garam. Larutan asam rasanya masam, memiliki
pH kurang dari 7, serta bereaksi dengan logam dan bahan lainnya. Reaksi asam dengan logam
bersifat korosif. Adapun larutan basa rasanya pahit, terasa licin, dan harga pH lebih besar dari
7. Garam merupakan hasil reaksi dari asam dan basa. Ada tiga jenis garam, yaitu garam normal
(pH = 7), garam asam (pH < 7), dan garam basa (pH > 7).
Harga pH atau derajat keasaman dapat diukur dengan menggunakan indikator, misalnya
kertas lakmus, indikator fenolftalin, indikator universal, dan indikator alami, seperti warna
bunga sepatu dan kunyit.
Sifat daya hantar listrik suatu larutan dapat diuji dengan menggunakan alat uji
elektrolit.
Asah Kemampuan 2.3
003 bab 2.indd 48 7/18/2008 7:09:13 PM
Bab 2 Asam, Basa, dan Garam 49
Uji Kompetensi 2

I. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat!

1. Berikut ini adalah sifat-sifat larutan asam, kecuali ....
a. dapat memerahkan warna lakmus biru
b. dapat menimbulkan pencemaran udara
c. larutannya termasuk nonelektrolit
d. jika dilarutkan dalam air terjadi reaksi ionisasi dan terjadi ion OH-

2. Berikut ini adalah data hasil pengujian beberapa larutan dengan menggunakan lakmus
merah dan lakmus biru.
Larutan
Perubahan Warna pada Lakmus
Lakmus Merah Lakmus Biru
A merah biru

B merah biru

C merah biru

D biru merah

Larutan yang bersifat asam adalah ....
a. A c. C
b. B d. D

3. Berikut ini adalah larutan asam:
1. HCl 4. CH3COOH
2. H2SO4 5. HCN
3. HNO3
Larutan asam lemah ditunjukkan nomor ....
a. 1 dan 5 c. 1 dan 3
b. 2 dan 4 d. 4 dan 5

4. Benda-benda peralatan rumah tangga berikut ini yang mudah rusak apabila terkena
larutan asam adalah ....
a. ember plastik c. gergaji
b. cobek batu d. rak kayu

5. Larutan berikut yang termasuk basa kuat adalah ....
a. Mg(OH)2 c. NH3
b. LiOH d. Al(OH)3

6. Kalsium hidroksida banyak dimanfaatkan sebagai ....
a. bahan cat tembok c. obat antacid
b. bahan pembersih kaca d. bahan pembuat sabun

7. Apabila ekstrak bunga sepatu merah digunakan sebagai indikator asam basa, maka
gejala berikut yang benar adalah ....
a. dalam asam berwarna merah dan di dalam basa berwarna hijau
b. dalam asam berwarna hijau dan di dalam basa berwarna merah
c. dalam asam berwarna ungu dan di dalam basa berwarna merah
d. dalam asam berwarna merah dan di dalam basa berwarna ungu

003 bab 2.indd 49 7/18/2008 7:09:14 PM
50 IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VII
8. Larutan air kapur dengan pH = 12 apabila diuji dengan indikator fenolftalein maka
warna yang terjadi adalah ....
a. kuning c. biru
b. merah d. tak berwarna
9. Beberapa garam dan asam basa pembentuknya tertera pada tabel berikut.
Rumus Nama Asam Pembentuk Basa Pembentuk Sifat Garam
NaCl Natrium klorida HCl NaOH Netral
KCl Kalium klorida HCl KOH Netral
Na2CO3 Natrium karbonat H2CO3 NaOH Basa
KCN Kalium cianida HCN KOH Basa
NH4Cl Amonium klorida HCl NH4OH Asam
Garam yang bersifat asam dan garam yang bersifat netral yaitu ....
a. NH4Cl dan KCl c. KCN dan NH4Cl
b. NaCl dan Na2CO3 d. Na2CO3 dan NaCl

10. Garam yang sukar larut dalam air adalah ....
a. NaCl c. CaCl2
b. KNO3 d. PbCl2
II. Jawablah dengan singkat dan jelas!
1. Sebutkan masing-masing dua sifat asam dan sifat basa!
2. Sebutkan masing-masing tiga contoh bahan rumah tangga yang mengandung asam
dan mengandung basa!
3. Apa bukti bahwa suatu larutan bersifat asam dan bersifat basa?
4. Bagaimana cara mengetahui suatu larutan bersifat asam, basa, atau netral?
5. Apakah yang dimaksud dengan indikator?
6. Sebutkan tiga contoh indikator asam-basa!
7. Apakah yang dimaksud dengan indikator alami? Berikan contohnya!
Tugas Proyek
Carilah artikel dari internet, majalah, buletin, koran, atau media cetak lainnya yang membahas hubungan antara
sifat asam dengan kerusakan lingkungan. Diskusikan dengan temanmu bagaimana upaya yang harus ditempuh
untuk mengatasinya. Presentasikan di kelas dengan meminta bimbingan gurumu.
Refleksi Diri
Setelah kamu mempelajari materi ini,
1. manfaat apa yang kamu peroleh?
2. kesulitan apa yang kamu temui saat mempelajarinya?
3. persoalan baru apa yang muncul di benakmu setelah mempelajari materi ini?
Konsultasikan kesulitan dan permasalahan yang kamu temui dengan gurumu.
003 bab 2.indd 50 7/18/2008 7:09:14 PM
Diposkan oleh Ahmad Rahmanto, S.Si di 00.19 1 komentar Link ke posting ini
Browse » Home » All posts

Inilah 10 manusia tersukses di dunia dan di kahirat, setelah Rasul Muhammad Saw. Mereka adalah tokoh teladan umat Islam sepanjang masa dalam berbagai aspek kehidupan.

Di saat umat Islam hari ini kehilangan profil tokoh, pemimpin dan pribadi yang dapat dijadikan teladan, maka menghadirkan biografi dan cerita kehidupan mereka adalah merupakan keniscayaan.

Sebab itu, tidak berlebihan jika dikatakan : Kalau Anda ingin hidup sukses di dunia dan akhirat, tirulah gaya hidup mereka. Selamat menelusurinya.

Kata Pengantar

Segala puji bagi Allah. Kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepadanya. Kami berlindung kepada-Nya dari keburukan diri kami dan dari amal-amal buruk kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada yang mampu menyesatkannya.

Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tiada yang mampu memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa tanpa ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya.

Buku ini berisi riwayat hidup sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga, semoga Allah meridhai mereka semua. Ada kebutuhan menuturkan riwayat hidup mereka, supaya kita bisa mencari letak keteladanan dalam kehidupan orang-orang shalih itu.

Dalam buku sirah ini penulis membatasi bahasan hanya dari sisi gambaran, contoh dan kejadian dalam kehidupan Khalifah Empat dan sahabat-sahabat selebihnya dari mereka yang dipastikan masuk surga. Untuk tujuan tersebut, penulis berusaha menulisnya dengan kalimat-kalimat yang mudah dan semata bersandar pada atsar yang shahih dan rujukan-rujukan yang autentik. Kesepuluh sahabat tersebut adalah:

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq RA
2. ‘Umar bin Khaththab RA
3. ‘Utsman bin ‘Affan RA
4. Ali bin Abu Thalib RA
5. Abu ‘Ubaidah bin Jarrah RA
6. Thalhah bin ‘Ubaidullah RA
7. Zubair bin ‘Awwam RA
8. Abdurrahman bin ‘Auf RA
9. Sa’d bin Abu Waqqash RA
10. Sa’id bin Zaid RA



Keutamaan Para Sahabat RA

Pada zaman keteladanan yang baik tidak ada, manusia melenceng dari jalan-jalan hidayah, dan banyak di antara mereka yang tidak menghormati orang-orang yang sebenarnya memiliki keutamaan. Saatnya kita berhenti sejenak untuk merenungkan kehidupan generasi terbaik yang pernah disaksikan dunia—setelah para Nabi.

Itu adalah generasi iman dan tauhid, generasi ibadah dan keikhlasan, generasi keadilan dan konsistensi, generasi kesabaran dan keteguhan, generasi jihad dan heroisme. Itulah generasi para sahabat yang mulia.

Itulah generasi unik yang menjalan Islam dengan sempurna dan paripurna. Mereka tahu, dan mengetahui mereka lurus. Mereka paham, dan pemahaman mereka itu baik.

“Itulah generasi yang menyatukan idealita dan realita. Generasi yang mengejawantahkan idealita-idealita Islam dalam realitas, dan mengangkat realitas manusia ke tingkatan idealita. Kita sangat butuh untuk mengenali generasi ini, agar kita tahu letak keteladanan bagi kita dalam realitas kita hari ini. Dan untuk kita jadikan tolok ukur dalam mengetahui jauh atau dekatnya kita dari hakikat Islam.”

Allah SWT meminta kaum muslimin untuk meneladani Rasulullah SAW, mengikuti jejak generasi emas tersebut, dan menghubungkan diri mereka dengan generasi tersebut. Allah berfirman,

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab [33]: 21)

Allah SWT juga berfirman,

وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِن قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِّمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۚ وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS Al-Hasyr [59]: 9)

وَالَّذِينَ جَاءُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

"Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: "Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.'" (QS Al-Hasyr [59]: 10)

Inilah generasi unik yang menjadi media Allah untuk memberi kejayaan bagi Islam. Generasi ini sebenarnya bisa terulang dalam realitas kehidupan asalkan generasi penerus mengikuti jalan yang sama, meskipun memang keutamaan sahabat itu tidak mungkin dikejar.

Di antara kewajiban kita terhadap generasi sahabat ini adalah mencintai mereka, loyal kepada mereka, dan mengenali keutamaan mereka. Ini merupakan bagian dari inti akidah Islam yang membedakan antara Ahlussunnah dengan ahli bid’ah.

Karena cinta kepada para sahabat merupakan bagian dari agama dan keimanan, sedangkan mencaci dan membenci para sahabat adalah bagian dari kesesatan dan kehinaan.

Brokoli (Brassica oleracea L. Kelompok Italica) adalah tanaman sayuran yang termasuk kedalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli ini berasl dari Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno dibudidayakan. Sayuran ini pula masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup popular sebagai bahan pangan

Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau yang tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan. Brokoli merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin. Brokoli mirip dengan kembang kol, namun brokoli berwarna hijau sedangkan kembang kol berwarna putih.

Brokoli dikenal sebagai keluarga sayuran jenis kubis-kubisan (cruciferae) yang memiliki ciri daun dan bunga berbentuk vas bunga. Bunganya terdapat dalam tandan yang muncul dari ujung batang atau tunas. Sayuran cruciferae atau brassicaceae meliputi beberapa genus di antaranya kubis, petsai, sawi dan lobak.

Pemilihan brokoli yang baik yaitu brokoli yang berwarna hijau, segar, berbatang halus dengan daun liat, bongol kepala utuh, dan memiliki kelompok pucuk yang masih kuncup berwarna hijau tua atau hijau keungu-unguan.

Kandungan Nutrisi dan Cara Sehat Mengolah Brokoli

Kembang kol dan kubis merupakan keluarga brokoli tetapi pada brokoli mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan sayuran lainnya. Brokoli mengandung banyak vitamin C dan beta karotin yang merupakan antioksidan yang sangat penting. Di Amerika Serikat brokoli telah menjadi sayuran favorit yang menyehatkan dibanding kembang kol, kubis, dan sayuran hijau lainnya.

Tabel Kandungan nutrisi ½ cangkir brokloli segar yang sudah di masak

Kalori 23 gram
Serat 2,4 gram
Protein 2,3 gram
Karbohidarat 4,3 mg
Vitamin C 49 mg
Vitamin A 5 mg
Asam Folat 53,3 nanogram
Kalsium 89 mg
Zat besi 0,9 mg
Kolesterol 0
Natrium 15 mg

Kandungan kimia lain yang terdapat pada brokoli: mengandung asam folat (anggota vitamin B) yang berfungsi rasa stress, rasa panic, gelisah, bahkan depresi berat sekalipun. Selain itu mengandung mineral dan berbagai vitamin (A,C,E, vitamin, riboflavin, nikotinamide). Zat lain yang terkandung dalam brokoli adalah sulfur, dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidote, monoterpen dan genestein. Zat yang terkandung didalam brokoli juga bermanfaat sebagai antioksidan. Sedangkan seratnya bermanfaat untuk mencegah konstipasi/ sembelit dan mencegah gangguan pencernaan lain.

Para peneliti menilai bahwa brokoli dan sayuran hijau lain harus masuk ke daftar diet tiap minggunya. Mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi dapat mengurangi risiko kanker atau serangan jantung. Setengah cangkir brokoli yang telah dimasak terdiri dari nutrisi yang sama banyaknya dengan nutrisi dari fitokimia isothiocyanates.

Sebelum dikonsumsi, cuci brokoli di dalam air keran dingin. Jangan pernah merendam brokoli di dalam air karena akan mengurangi kadar nutrisinya. Brokoli segar sangat lezat bila dihidangkan secara dimasak terlebih dahulu maupun mentah. Memasak brokoli terlalu matang dapat menjadikan sulfur yang sangat kuat. Kukus brokoli selama 3-4 menit atau rebus kira-kira 1 inci di atas air mendidih dalam waktu yang kurang lebih sama dengan di atas, tetapi anda harus mencucinya dulu dengan air garam agar ulat-ulat sayur yang terselip di brokoli bisa terlepas.

Usahakan memasak brokoli agar warnanya tetap hijau terang. Memasak brokoli terlalu matang akan membuat brokoli menjadi berwarna hijau kehitam-hitaman dan menghilangkan kadar nutrisinya, terutama vitamin C.

Brokoli beku (frozen)

Brokoli beku (frozen) adalah cara terbaik untuk membuat brokoli lebih awet dan segar. Brokoli dan semua jenis brokoli yang lain harus dibersihkan dengan air mendidih sebelum dibekukan. Sayuran yang tidak dicuci terlebih dahulu mengandung bahan aktif enzim yang dapat menyebabkan brokoli menjadi keras dan juga nutrisi akan hilang selama dibekukan. Membersihkan brokoli terlebih dahulu dapat memperlambat pertumbuhan aktivitas enzim.

Pembekuan tidak memengaruhi kualitas dari setiap sayuran. Pembekuan sebenarnya dapat menambah karakter yang tidak diinginkan. Pilihlah brokoli yang telah tumbuh dengan kondisi yang bagus dan dipersiapkan untuk dibekukan secepatnya. Brokoli yang telah dipilih kualitasnya untuk dimakan akan mendapatkan hasil yang maksimal untuk dibekukan. Berikut ini cara mengawetkan brokoli dengan dibekukan.

1. Siapkan wadah kecil maupun besar dengan tutupnya dan ukuran yang memadai, masukkan 5 liter air untuk direbus.
2. Sementara itu cuci brokoli, potong batang hingga ke ujung kembangnya tidak lebih dari 1 inci panjangnya.
3. Masukkan brokoli ke dalam air mendidih dan langsung tutup dengan rapat. Mencuci brokoli sebaiknya tidak lebih dari 0,5 kg.
4. Rebus selama 3-4 menit.
5. Siapkan pencucian dengan air es di dalam wadah berukuran 5 liter atau air yang mengalir dalam wastafel.
6. Pindahkan brokoli dengan garpu atau keranjang saringan dan tiriskan.
7. Masukkan brokoli dalam kantung plastik agak sedikit tebal, usahakan tidak terlalu banyak udara yang masuk. Jangan lupa cantumkan tanggal pada setiap kantung dan simpan pada suhu 17o C atau lebih rendah. Brokoli Anda dapat tahan selama satu tahun.

Brokoli Cegah Kanker

Di Amerika pada tahun 2002 terdiagnosis sebanyak 189.000 penderita dan pada tahun yang sama diketahui terdapat sekitar 30.200 penderita meninggal dunia akibat kanker prostat. Jumlah tersebut sama dengan 10 kali jumlah korban runtuhnya WTC di New York. Pengobatan dapat dilakukan dengan radioterapi. Dokter dan pasien lebih suka menggunakan cara radiasi, namun alat radioterapi masih cukup mahal.

Ilmuwan Ohio State University Amerika Serikat berhasil mengisolasi kandungan isothiocyanates aktif antikanker yang ada di dalam brokoli. Uji coba di laboratorium menunjukkan bahan aktif yang terbentuk dari glucosinolates ketika dicerna ini menghambat pertumbuhan sel kanker.

Penelitian selama enam tahun yang dilakukan oleh para ahli di Harvard State University dan Ohio State University menemukan laki-laki yang memakan brokoli dua kali atau lebih selama sepekan kecil kemungkinannya terkena kanker kandung kemih dibandingkan mereka yang hanya makan brokoli sekali dalam seminggu.

Kita mulai mengamati senyawa apa dalam brokoli yang bisa menghambat atau memperlambat pertumbuhan sel kanker,” ujar Steven Schwartz, guru besar teknologi pangan dari Ohio State University. Schwartz dan rekannya kemudian mengisolasi senyawa yang disebut glucosinolates dari kecambah brokoli. Pada saat dikunyah dan kemudian dicerna, fitokimia ini berubah menjadi isothiocyanates, senyawa yang dipercaya oleh para ilmuwan dapat berperan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

Terbukti, paling tidak dalam uji laboratorium, isothiocyanates menghambat pertumbuhan sel kanker dan pengaruh paling besar terjadi pada sel kanker kandung kemih dan paling agresif. Pertama mengekstrak dan mengukur jumlah kandungan glucosinolates dari kecambah brokoli. Kemudian mereka mengubah glucosinolates menggunakan proses enzim menjadi isothiocyanates. “Secara alami brokoli muda memang mengandung konsentrasi fitokimia lebih tinggi dibandingkan brokoli yang sudah tumbuh besar, tetapi memakan brokoli yang besar juga memberikan manfaat untuk kesehatan,” ujar Schwartz.

Steven Schwartz dan rekannya memberikan glucosinolates dan isothiocyanates dalam jumlah tertentu ke tiga jenis sel kanker yaitu dua jenis sel kanker kandung kemih manusia dan satu jenis sel kanker tikus. Para ilmuwan sudah mengetahui bahan aktifnya adalah isothiocyanates, tetapi mereka juga ingin tahu apakah glucosinolates memberikan pengaruh pada pertumbuhan sel kanker. Ternyata senyawa glucosinolates tidak berdampak pada sel kanker.

Sedangkan isothiocyanates terbukti menurunkan pertumbuhan tiga jenis sel kanker dalam percobaan, pengaruh paling kuat justru terjadi pada sel kanker manusia yang paling ganas. Para ahli tidak yakin apa penyebabnya atau bagaimana persisnya senyawa ini menjaga sel kanker tidak tumbuh. Tim peneliti belum yakin bahwa isothiocyanates merupakan satu-satunya senyawa dalam brokoli yang berkerja sebagai antikanker.

Kecurigaan Steven Schwartz terbukti, hasil riset IRF (Institut Penelitian Makanan) Inggris menunjukkan, brokoli yang berwarna hijau itu, memiliki senyawa kimia lain selain isothiocyanates, senyawa tersebut bernama sulforaphane yang dipercaya bisa menahan efek berkelanjutan dari kanker. Bila kita bisa memproduksi brokoli dengan kualitas tinggi, maka unsur kimia yang disebutkan tadi juga akan berkapasitas dan berdaya guna lebih besar. “Mengkonsumsi brokoli dengan kadar sulforaphane tinggi, kemungkinan para penderita kanker bisa lebih minimal mengalami potensi kesakitan,” ujar Profesor Richard Mithen Koordinator Penelitian dari IRF Inggris.

Penelitian lainnya yang dilakukan James D. Brooks dan koleganya yang berjudul Potent Induction of Phase 2 Enzymes in Human Prostate Cells by Sulforaphane menunjukkan bahwa sulforaphane menyebabkan ekspresi fase 2 enzim dan mengaktifkannya dalam sel prostat manusia. Penelitian ini dapat membantu menjelaskan rendahnya risiko kanker prostat pada laki-laki yang banyak mengkonsumsi sayuran famili Cruciferae, terutama brokoli.

Penelitian lain yang dilakukan Dr. Setiawan Dharlimantha, dalam bukunya yang berjudul ‘Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 2’ menyatakan brokoli berkhasiat mempercepat penyembuhan penyakit serta mencegah dan menghambat perkembangan sel-sel kanker di dalam tubuh. Terutama penyakit kanker yang berkaitan dengan hormon, seperti kanker payudara pada wanita, dan kanker prostate yang mengancam pria.

Manfaat lain, brokoli mampu mencegah serangan stroke ini terbukti melalui penelitian yang dilakukan tim epidemologi dari Harvard University. Tanaman yang cocok tumbuh di dataran tinggi ini sangat baik dikonsumsi penderita kencing manis. Kandungan chromium dan seratnya dapat mengatur kadar gula darah. Brokoli memperkuat sel-sel tulang. Mengkonsumsinya sejak muda, mencegah penyakit pengeroposan tulang (esteoporosis) di usia tua. Brokoli berkhasiat pula menghadang penyakit kulit seperti abses atau bisul. Meningkatkan daya kerja otak. Bila anda rentan terkena infeksi kulit, tak usah ragu, perbayaklah menyantap brokoli

KANKER

Kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang membutuhkan perhatian khusus. Karena sebagian penderita penyakit ini berakhir dengan kematian. Di Indonesia dalam waktu 10 tahun terakhir terjadi peningkatan peringkat kanker sebagai penyebab kematian, yaitu dari urutan ke-12 menjadi urutan ke-6.

Diperkirakan setiap tahun terdapat 190.000 penderita baru dan seperlima di antaranya meninggal. Sebuah studi melaporkan insiden penderita kanker di dunia pada tahun 1999 sekitar 10 juta kasus baru, dan sekitar tujuh juta orang di antaranya berakhir dengan kematian.

Pengertian dari Kanker adalah segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (invasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis). Sel yang terus-menerus membelah dan memperbanyak diri, misalnya terdapat pada sel-sel kulit, sel epitel lambung, saluran pencernaan dan paru-paru.

Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi (perubahan yang terjadi pada bahan genetik DNA/ RNA) di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa buah mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan oleh :

1. Senyawa kimia maupun fisik yang disebut karsinogen (senyawa penyebab kangker).
2. Terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline).
3. Hubungannya yang sangat intensif dengan lingkungan, seperti udara dan makanan, sementara pergeseran pola makan tradisional memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan, terutama negara-negara yang memiliki pendapatan lebih tinggi.

Kanker dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, bergantung pada lokasinya dan karakter dari keganasan dan apakah ada metastasis. Sebuah diagnosis yang menentukan biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi. Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi dan/atau radiasi.

Jenis kanker yang umum menyerang adalah paru-paru, lambung, payudara, usus, mulut dan pharinx, hati, serviks, oesophagus, prostat, limfoma, ginjal dan leukimia.

Bila tak terawat, kebanyakan kanker menyebabkan kematian; kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok tembakau dapat menyebabkan banyak kanker dari faktor lingkungan lainnya.

Tumor (bahasa Latin; pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa “ganas” (bersifat kanker) atau “jinak” (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang

Program Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencetuskan suatu slogan ”kembali ke alam” yakni, upaya mencari, meneliti dan menggunakan bahan alami nabati untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif atau noninfeksi yang banyak muncul di lingkungan masyarakat.

Berbagai cara telah dilakukan manusia untuk mengatasi masalah kanker. Para peneliti dari berbagai bidang ilmu mulai mencoba menggunakan bahan kimia alami antitumor berupa senyawa fitokimia yang banyak terdapat pada tanaman dan dikenal sebagai ”Cancer chemoprevention” atau pencegah kanker.

Pencegahan kanker menggunakan senyawa fitokimia adalah salah satu upaya menggunakan bahan kimia alam yang diharapkan dapat mencegah tahap awal suatu karsinogen, sebelum terjadi penyebaran lebih lanjut.

Kriteria pemilihan senyawa kimia yang digunakan sebagai ”chemoprevention” sangat berbeda dengan senyawa yang digunakan sebagai kemoterapi. Senyawa kemoterapi sering digunakan untuk membunuh sel, baik sel kanker maupun sel normal yang kurang sehat. Namun hasilnya bahkan berpengaruh kurang baik pada penderita.

Sebaliknya senyawa ”chemoprevention” yang digunakan sebagai antikanker umumnya bersifat tidak beracun dan relatif bebas dari pengaruh buruk lainnya.

Antioksidan Untuk Kanker

Peran positif antioksidan terhadap penyakit kanker diakibatkan oleh aterosklerosis memang cukup sering didiskusikan. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, kini dikeluarkanlah rekomendasi untuk lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah untuk menghindari penyakit degeneratif.

Lemak tak jenuh merupakan bagian terbesar dari Low Density Lipoprotein (LDL, yaitu lipoprotein pembawa kolesterol utama dalam plasma darah), dan oksidasi pada lemak tersebut yang menyebabkan terjadinya aterosklerosis. Modifikasi LDL melalui oksidasi akan menghasilkan LDL teroksidasi yang tidak dikenal oleh reseptor LDL, tetapi dikenal oleh makrofag. Pengambilan LDL teroksidasi oleh makrofag akan mengakibatkan akumulasi kolesterol dan membentuk sel-sel busa yang akhirnya mengakibatkan aterosklerosis. Pencegahan aterosklerosis dapat dilakukan dengan penghambatan oksidasi LDL menggunakan antioksidan. Antioksidan dapat berperan dalam melindungi Low/ Very Low Density Lipoprotin (LDL dan VLDL) dari reaksi oksidasi.

Untuk kanker , banyak ilmuwan spesialis yang menyetujui bahwa penyakit ini berawal dari mutasi gen atau DNA sel. Perubahan pada mutasi gen dapat terjadi melalui mekanisme kesalahan replikasi dan kesalahan genetika yang berkisar antara 10-15%, atau faktor dari luar yang merubah struktur DNA seperti virus, polusi, radiasi, dan senyawa xenobiotik dari konsumsi pangan sebesar 80-85%. Radikal bebas dan reaksi oksidasi berantai yang dihasilkan jelas berperan pada proses mutasi ini.

Radikal bebas merupakan molekul-molekul yang memiliki elektron tidak komplet, sehingga menjadi reaktif. Radikal bebas terekspos ke tubuh kita akibat situasi lingkungan yang tidak sehat, seperti paparan asap rokok dan asap kendaraan bermotor, bahan kimia, juga olahraga serta konsumsi makanan berlebih.
Elektron liar ini menyerang DNA dan merusak molekul normal. Kerusakan inilah yang menyebabkan terjadinya kanker. Karena itu, sebelum elektron liar menghancurkan sel-sel normal, kita harus menyiapkan pasukan antioksidan untuk menghadang serta melumpuhkannya

Mekanisme aktifitas kanker dengan senyawa kimia dapat melalui tiga cara, yaitu:

* menghambat bioaktifikasi karsinogenesis
* memblok jalur pembentukan sel ganas (blocking agent) seperti antioksidan
* menekan dan memanipulasi hormon

Aktivitas antioksidan selain dapat mencegah autooksidasi yang menghasilkan radikal bebas juga dapat menekan proliferasi (perbanyakan) sel kanker. Mengingat adanya bermacam-macam jenis sel kanker, maka efektivitas dari antioksidan uji juga beragam dan spesifik untuk kasus tertentu.

Para ahli percaya bahwa sayur, buah dan biji-bijian dapat mencegah timbulnya kanker dan menurunkan risiko terjadinya tumor. Setelah diteliti lebih jauh ternyata komponen yang ada dalam bahan pangan nabati itu adalah vitamin, mineral, serat dan fito-kimia.Untuk itu salah satu pusat penelitian kanker di Amerika yaitu National Cancer Institute dan European School of Oncology Task Force on Diet, Nutrition and Cancer merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran yang cukup untuk mencegah terjadinya penyakit kanker. Fito-kimia sudah terbukti dapat mencegah timbulnya kanker kolon, payudara dan usus dan lambung. Isoflavon yang banyak terdapat pada kedelai, ginseng, buah dan sayur dapat menurunkan risiko mendapatkan kanker payudara.

Stres oksidatif adalah keadaan ketidakseimbangan antara prooksidan dan antioksidan. Keadaan stress oksidatif sebetulnya dapat diinduksi oleh berbagai faktor, antara lain adalah kurangnya antioksidan atau kelebihan produksi radikal bebas. Radikal bebas sebetulnya diproduksi secara fisiologis oleh sel sebagai konsekuensi logis pada reaksi biokimia dalam kehidupan aerobik. Namun, jika radikal bebas berlebihan dan antioksidan seluler tetap jumlahnya atau lebih sedikit, maka kelebihan radikal bebas ini tidak bisa dinetralkan dan akan berakibat pada kerusakan sel itu sendiri. Kondisi stres oksidatif yang berakibat pada kerusakan sel, dapat menyebabkan terjadinya percepatan proses penuaan, dan bisa menimbulkan penyakit jantung, kanker dan diabetes mellitus.

Isothiocyanates dan Sulforaphane

1. Isothiocyanates

Isothiocyanates adalah salah satu senyawa kimia asal tumbuhan (fitokimia) yang mempunyai unsur sulfur dengan formulasi umum R-NCS. Ada perbedaan unsur dalam kelompok isothiocyanates dengan efek antikanker paling kuat adalah phenylethylisothiocyanate,benzylisothiocyanate, dan 3-phenylpropylisothiocyanate.

Isothiocyanates dapat ditemukan pada kelompok sayuran cruciferae seperti brokoli, kubis, bunga kol, turnip, lobak, sawi, dan petsai. Glucosinolates adalah precursor (bahan baku) dari isothiocyanates. Ketika sayuran mentah dikunyah, sel-sel nya akan hancur dan ezim myrosinase akan menghidrolisis glucosinolates menjadi isothiocyanates.

Isothiocyanates menyerang pencetus kanker dengan menetralkannya, mengurangi efek racun, dan menstimulasi sekresi karsinogen. Isothiocyanates beraksi dengan menghambat perbanyakan sel dan menginduksi sel penyebab penyakit. Selain kanker prostat, penelitian lain membuktikan bahwa isothiocyanates membantu mencegah kanker paru-paru dan tenggorokan. Isothiocyanates dapat pula menurunkan risiko kanker lainnya, termasuk kanker lambung, dan usus.

Riset Johns Hopkins University School of Medicine di Baltimore mengenai metabolisme isothiocyanates memperlihatkan, isothiocyanates enam kali lebih sering ditemukan secara alami dibanding glucosinolates. Isothiocyanates juga berperan dalam memberikan cita rasa khas pada kelompok sayuran ini.
Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.
Isothiocyanates

Formula: R-NCS

2. Sulforaphane

Sulforaphane atau (R)-1-isothiocyanto-4-methyl-sulfonyl butane adalah salah satu fitokimia keluarga dari isothiocyanates karena mempunyai struktur NCS. Sulforaphane memiliki baerat molekul/ molecule weigh (MW) : 177 dan memiliki
rumus molekul/ Formula: C6H11NOS2. Sulforaphane terdapat dalam tanaman berikatan dengan molekul gula menjadi sulforaphane glucosinolate. Hanya setelah dimakan sulforaphane akan terpisah dari molekul gula. Sama seperti isothiocyanates, sulforaphane glucosinolate ditemukan pada kelompok sayuran cruciferae seperti brokoli, kubis, bunga kol, turnip, lobak, sawi dan petsai. Tetapi, sulforaphane ditemukan paling banyak pada kecambah brokoli.

Penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa orang yang banyak memakan sayuran famili cruciferae terindikasi dapat mengurangi risiko terkena kanker. Uji terhadap hewan, menunjukkan dengan memakan sayuran cruciferae mengurangi frekuensi, ukuran dan jumlah sel tumor. Ketika sel kanker menyerang, tubuh kita memproduksi enzim yang dinamakan phase 2 enzymes.

Sulforaphane menginduksi terbentuknya phase 2 enzyme. Dengan demikian, karsinogen dapat dinetralisasi sebelum menghancurkan DNAm dan juga menghambat perubahan formasi benzo[a]pyrene-DNA dan 1,6-dinitropyrene-DNA. Kekuatan induksi phase-2-enzymes dalam sel manusia ditentukan oleh sulforaphane. Sulforaphane juga dapat menghambat secara ekstra sel, intra sel, dan antarsel dalam mencegah resistensi Helicobacter pylori dan induksi benzo-a-pyrene yang menyebabkan tumor pada perut.

Sulforaphane juga berfungsi sebagai antioksidan dan membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian yang dilakukan Tokyo University of Agriculture menunjukkan bahwa orang yang memakan 100 gram kecambah brokoli setiap hari selama satu minggu, kadar kolesterol dalam darahnya berkurang.
Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.
Sulforaphane

MW: 177
Formula: C6H11NOS2

Mengkomsumsi brokoli dengan porsi besar atau brokoli dengan level sulforaphane yang tinggi, para penderita kangker biasanya lebih minimal mengalami potensi kesakitan, ucap Koordinator Penelitian, Propfesor Richard Mithen, pada situs BBC baru-baru ini.

Sulforaphane dengan kadar tinggi juga dalam bentuk prekursor dapat membantu mencegah penyakit kulit melepuh yang berat dan kerusakan kulit seperti pada penyakit epidermolisis bulosa simpleks.

Resep Obat Brokoli

Untuk pengobatan atau mempercepat kesembuhan, brokoli bisa disantap sebagai sayuran tersendiri atau dimasak bersama sayuran lain. Untuk mendapatkan khasiat brokoli secara optimal, dianjurkan mengolahnya dengan cara blansir (rebus sebentar) atau dikonsumsi dalam bentuk jus.

1. Mempercepat Penyembuhan Penyakit

Sediakan brokoli ukuran sedang. Potongan-potongan seperlunya. Kemudian cuci sampai bersih. Masak air, Setelah air mendidih, blansir masukkan brokoli selama 2 menit. Setelah itu angkat dan tiriskan. Brokoli siap disantap bersama nasi. (Catatan : Jangan rebus brokoli terlalu lama, karena bisa merusak khasiatnya).

2. Mencegah Nyeri Haid

Santap brokoli yang telah diblansir atau dalam bentuk jus sejak 3 hari menjelang haid sampai haid berakhir.

Aktivis kemanusiaan Idris Simsek, yang berada di salah satu dari enam kapal armada Kebebasan selama serangan Israel berlangsung, mengklaim bahwa empat aktivis kemanusiaan yang terluka dilemparkan ke laut oleh militer Israel.

Pasukan Israel juga memberikan tekanan psikologis yang besar kepada para aktivis dari armada Kebebasan, lapor harian Turki Zaman Simsek mengatakan dalam sebuah artikel yang dipublikasikan pada hari Sabtu kemarin (5/6).

Simsek mengatakan mereka sudah memperkirakan akan adanya pelecehan dari tentara Israel, tetapi tidak menyangka akan adanya serangan bersenjata.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia menyaksikan sendiri bagaimana aktivis yang telah mengibarkan bendera putih untuk menyerah tetap ditembak oleh pasukan Israel.

Erol Demir, aktivis lain yang berada di kapal Turki Mavi Marmara, mengatakan mereka memiliki cuplikan film kekacauan dan pembantaian di kapal dan menyatakan bahwa rekaman itu akan menunjukkan wajah asli militer Israel ke seluruh dunia.

"Mereka bahkan menembak orang yang telah menyerah. Many of our friends saw this. Banyak dari teman-teman kami melihat ini. Mereka mengatakan kepada saya bahwa ada orang yang diborgol kemudian ditembak, "tambahnya.

Hakan Albayrak, seorang wartawan dari harian Turki Yeni Safak yang juga berada di atas kapal, berkata, "Ini adalah pembantaian terang-terangan yang Israel lakukan di luar sana. Mereka menyerang kami di perairan internasional. Kami tidak punya senjata. Saya kira kami kehilangan lebih banyak orang. "

Militer Israel menyerang armada Kebebasan di perairan internasional di Laut Mediterania awal pada tanggal 31 Mei, membunuh sembilan warga Turki di salah satu enam kapal armada kebebasan dan melukai sekitar 50 orang lain.

Nasib tiga orang aktivis armada Kebebasan lainnya masih belum diketahui.

Israel juga menangkap hampir 700 aktivis dari 42 negara di kapal armada Kebebasan, yang berusaha mematahkan pengepungan Gaza dalam rangka untuk memberikan 10.000 ton bantuan kemanusiaan kepada orang-orang telah lama menderita di wilayah itu.(fq/prtv)

Boleh - boleh saja makan gorengan, asal tidak terlalu banyak dan tahu kiat sehatnya. Minyak yang tidak sehat akan menimbulkan bahaya, serangan kanker.

Meski begitu, minyak dibutuhkan dalam metabolisme tubuh kita, dalam jumlah tidak lebih dari 5-10 ml/hari (1-2 sendok makan).Tapi, bagaimana menyiasati agar konsumsi minyak aman-aman saja?

1. Pada dasarnya menggoreng sendiri makanan sangat dianjurkan. Karena dengan begitu kita selalu menggunakan minyak baru. Minyak yang baru bakal bebas dari akrilamida yang sifatnya memicu kanker.

2. Angkatlah gorengan tepat saat sudah matang karena suhu minyak bisa kita atur agar tidak terlalu panas. Makin panas suhu minyak, makin banyak akrilamida yang terbentuk. Selain itu, mintak goreng yang dipanaskan terlalu tinggi bisa menghasilkan zat radikal bebas dan memicu terjadinya kanker.

3. Jangan gunakan minyak yang sudah berubah warna misalnya lebih gelap, keluar asap dari penggorengan, baunya tengik/menyengat, cairannya lebih kental, serta jika dimakan menyebabkan tenggorokan gatal.

Perlu diingat juga bahwa pemakaian minyak goreng bekas pakai (minyak jelantah) bisa lebih mudah berasap dan menghitam meskipun suhunya belum terlalu panas. Jadi bayangkan minyak yang digunakan oleh para penjual gorengan yang sudah digunakan berkali - kali, sangatlah tidak sehat!

4. Jangan lupa menempelkan sisa - sisa minyak ke kertas tisu terlebih dahulu supaya minyak diserap sebelum gorengan dikonsumsi. Tentu saja jangan lupa memilih minyak goreng yang aman untuk digunakan.

Seorang pejuang yang paling diburu tentara elit istana akhirnya tertangkap hidup. Ia tertangkap setelah beberapa panah menembus kaki kiri dan kanannya. Namun begitu, tangan kakinya tetap dirantai dengan gembok baja.

Sepanjang perjalanan dalam gerobak kayu yang membawanya menuju istana, sang pejuang tidak menampakkan sedikit pun takut dan penyesalan. Kerumunan rakyat yang secara kebetulan berpapasan dengan iring-iringan tentara dan tawanan sang pejuang menatapinya dengan berbagai rasa. Terbersit di telinga sang pejuang suara rakyat yang berbisik ke sesama mereka, “Kasihan, ya!”

Mendapati tawanan sang pejuang sudah tiba di istana, raja begitu gembira. Ia berjanji akan memberi hadiah kepada pasukan elitnya. Saat itu juga, berita gembira itu pun disampaikan sang raja ke seluruh menterinya. “Besok, ia akan dihukum pancung karena berani menentangku!” teriak sang raja bersemangat.

Salah seorang menteri yang masih kerabat dengan sang pejuang yang ditawan, meminta izin untuk bertemu untuk terakhir kalinya. Ia begitu prihatin melihat keadaan kerabatnya yang begitu mengenaskan. Sambil berbungkuk, sang menteri berbisik, “Saudaraku, kenapa kau tidak berpura-pura mengakui kekuasaan sang raja. Kalau kamu tetap keras seperti ini, esok kamu akan dihukum mati!”

Sang pejuang yang terkulai lemas pun tiba-tiba menatap tajam kerabatnya. “Saudaraku, semua yang hidup di dunia ini pasti akan mati. Tapi perhatikanlah, tidak semua yang akan mati itu, benar-benar hidup!” ucap sang pejuang sambil tetap menatap tajam kerabatnya.

**
Hidup adalah arena pertarungan antara yang hak dan batil. Pertarungan antara idealisme sebuah kebenaran dengan tuntutan syahwat kemanusiaan. Di situlah, Allah menguji orang-orang beriman dan para aktivis kebenaran: apakah fitrah, nurani, dan jiwa mereka bisa tetap bertahan hidup dalam ruh yang mulia?

Apa yang ingin disampaikan sang pejuang ketika akan berhadapan dengan kematian adalah, ”Saudaraku, hidup bukanlah sekadar bersatunya nyawa dan jasad. Hidup adalah ketika nurani kita bisa tetap konsisten untuk memilih mana yang hak dan mana yang batil, mana kemuliaan dan mana kehinaan

I. PENDAHULUAN :

Narkoba atau NAPZA adalah bahan / zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan / psikologi seseorang ( pikiran, perasaan dan perilaku ) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi. Yang termasuk dalam NAPZA adalah : Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.

NARKOTIKA :


Menurut UU RI No 22 / 1997, Narkotika adalah: zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Narkotika terdiri dari 3 golongan :

1. Golongan I : Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh : Heroin, Kokain, Ganja.

2. Golongan II : Narkotika yang berkhasiat pengobatan, digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan / atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh : Morfin, Petidin.

3. Golongan III : Narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan / atau tujuan pengebangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Contoh : Codein.

PSIKOTROPIKA :


Menurut UU RI No 5 / 1997, Psikotropika adalah : zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.

Psikotropika terdiri dari 4 golongan :

1. Golongan I : Psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Ekstasi.

2. Golongan II : Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan dapat digunakan dalan terapi dan / atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Amphetamine.

3. Golongan III : Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan / atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Phenobarbital.

4. Golongan IV : Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan / atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindroma ketergantungan. Contoh : Diazepam, Nitrazepam ( BK, DUM ).

ZAT ADIKTIF LAINNYA :

Yang termasuk Zat Adiktif lainnya adalah : bahan / zat yang berpengaruh psikoaktif diluar Narkotika dan Psikotropika, meliputi :

1. Minuman Alkohol : mengandung etanol etil alkohol, yang berpengaruh menekan susunan saraf pusat, dan sering menjadi bagian dari kehidupan manusia sehari – hari dalam kebudayaan tertentu. Jika digunakan bersamaan dengan Narkotika atau Psikotropika akan memperkuat pengaruh obat / zat itu dalam tubuh manusia. Ada 3 golongan minuman beralkohol :

a. Golongan A : kadar etanol 1 – 5 % ( Bir ).

b. Golongan B : kadar etanol 5 – 20 % ( Berbagai minuman anggur )

c. Golongan C : kadar etanol 20 – 45 % ( Whisky, Vodca, Manson House, Johny Walker ).

2. Inhalasi ( gas yang dihirup ) dan solven ( zat pelarut ) mudah menguap berupa senyawa organik, yang terdapat pada berbagai barang keperluan rumah tangga, kantor, dan sebagai pelumas mesin. Yang sering disalahgunakan adalah : Lem, Tiner, Penghapus Cat Kuku, Bensin.

3. Tembakau : pemakaian tembakau yang mengandung nikotin sangat luas di masyarakat.
Dalam upaya penanggulangan NAPZA di masyarakat, pemakaian rokok dan alkohol terutama pada remaja, harus menjadi bagian dari upaya pencegahan, karena rokok dan alkohol sering menjadi pintu masuk penyalahgunaan NAPZA lain yang berbahaya.

Berdasarkan efeknya terhadap perilaku yang ditimbulkan dari NAPZA dapat digolongkan menjadi 3 golongan :

1. Golongan Depresan ( Downer ). Adalah jenis NAPZA yang berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Jenis ini membuat pemakainya menjadi tenang dan bahkan membuat tertidur bahkan tak sadarkan diri. Contohnya: Opioda ( Morfin, Heroin, Codein ), sedative ( penenang ), Hipnotik (obat tidur) dan Tranquilizer (anti cemas ).

2. Golongan Stimulan ( Upper ). Adalah jenis NAPZA yang merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja. Jenis ini menbuat pemakainnya menjadi aktif, segar dan bersemangat. Contoh: Amphetamine (Shabu, Ekstasi), Kokain.

3. Golongan Halusinogen. Adalah jenis NAPZA yang dapat menimbulkan efek halusinasi yang bersifat merubah perasaan, pikiran dan seringkali menciptakan daya pandang yang berbeda sehingga seluruh persaan dapat terganggu. Contoh: Kanabis ( ganja ).

II. PENYALAHGUNAAN NAPZA :

Di dalam masyarakat NAPZA / NARKOBA yang sering disalahgunakan adalah :

1. Opiada, terdapat 3 golonagan besar :

a. Opioda alamiah ( Opiat ) : Morfin, Opium, Codein.

b. Opioda semisintetik : Heroin / putauw, Hidromorfin.

c. Opioda sintetik : Metadon.

Nama jalanan dari Putauw : ptw, black heroin, brown sugar.

Heroin yang murni berbentuk bubuk putih, sedangkan yang tidak murni berwarna putih keabuan.

Dihasilkan dari getah Opium poppy diolah menjadi morfin dengan proses tertentu dihasilkan putauw, yang kekuatannya 10 kali melebihi morfin.Sedangkan opioda sintetik mempunyai kekuatan 400 kali lebih kuat dari morfin. Morfin, Codein, Methadon adalah zat yang digunakan oleh dokter sebagai penghilang sakit yang sangat kuat, misalnya pada opreasi, penderita cancer.

Reaksi dari pemakaian ini sangat cepat yang kemudian menimbulkan perasaan ingin menyendiri untuk menikmati efek rasanya dan pada taraf kecanduan pemakai akan kehilangan percaya diri hingga tak mempunyai keinginan untuk bersosialisasi. Pemakai akan membentuk dunianya sendiri, mereka merasa bahwa lingkungannya menjadi musuh.

2. KOKAIN :


Kokain berupa kristal putih, rasanya sedikit pahit dan lebih mudah larut
Nama jalanan : koka, coke, happy dust, chalie, srepet, snow / salju.
Cara pemakainnya : membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus diatas permukaan kaca atau alas yang permukaannya datar kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot seperti sedotan atau dengan cara dibakar bersama dengan tembakau. Penggunaan dengan cara dihirup akan beresiko kering dan luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam.

Efek pemakain kokain : pemakai akan merasa segar, kehilangan nafsu makan, menambah percaya diri, dan dapat menghilangkan rasa sakit dan lelah.

3. KANABIS :


Nama jalanan : cimeng, ganja, gelek, hasish, marijuana, grass, bhang.

Berasal dari tanaman kanabis sativa atau kanabis indica.

Cara penggunaan : dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok.

Efek rasa dari kanabis tergolong cepat, pemakai cenderung merasa lebih santai, rasa gembira berlebihan ( euphoria ), sering berfantasi / menghayal, aktif berkomunikasi, selera makan tinggi, sensitive, kering pada mulut dan tenggorokan.

4. AMPHETAMINE :


Nama jalanan : seed, meth, crystal, whiz.

Bentuknya ada yang berbentuk bubuk warna putih dan keabuan dan juga tablet.
Cara penggunaan : dengan cara dihirup. Sedangkan yang berbentuk tablet diminum dengan air.

Ada 2 jenis Amphetamine :

a. MDMA ( methylene dioxy methamphetamine )
Nama jalanan : Inex, xtc.
Dikemas dalam bentuk tablet dan capsul.
b. Metamphetamine ice
Nama jalanan : SHABU, SS, ice.

Cara pengunaan dibakar dengan mengunakan alumunium foil dan asapnya dihisap atau dibakar dengan menggunakan botol kaca yang dirancang khusus ( boong ).

5. LSD ( Lysergic Acid ).


Termasuk dalam golongan halusinogen.

Nama jalanan : acid, trips, tabs, kertas.

Bentuk : biasa didapatkan dalam bentuk kertas berukuran kotak kecil sebesar seperempat perangko dalam banyak warna dan gambar. Ada juga yang berbentuk pil dan kapsul.

Cara penggunaan : meletakan LSD pada permukaan lidah, dan bereaksi setelah 30 – 60 menit kemudian, menghilang setelah 8 – 12 jam.

Efek rasa : terjadi halusinasi tempat, warna, dan waktu sehingga timbul obsesi yang sangat indah dan bahkan menyeramkan dan lama – lama menjadikan penggunaanya paranoid.

6. SEDATIF – HIPNOTIK ( BENZODIAZEPIN ) :


Termasuk golongan zat sedative ( obat penenang ) dan hipnotika ( obat tidur ).
Nama jalanan : Benzodiazepin : BK, Dum, Lexo, MG, Rohyp.
Cara pemakaian : dengan diminum, disuntikan, atau dimasukan lewat anus.
Digunakan di bidang medis untuk pengobatan pada pasien yang mengalami kecemasan, kejang, stress, serta sebagai obat tidur.

7. SOLVENT / INHALASI :


Adalah uap gas yang digunakan dengan cara dihirup. Contohnya : Aerosol, Lem, Isi korek api gas, Tiner, Cairan untuk dry cleaning, Uap bensin.

Biasanya digunakan dengan cara coba – coba oleh anak di bawah umur, pada golongan yang kurang mampu.

Efek yang ditimbulkan : pusing, kepala berputar, halusinasi ringan, mual, muntah gangguan fungsi paru, jantung dan hati.

8. ALKOHOL :


Merupakan zat psikoaktif yang sering digunakan manusia
Diperoleh dari proses fermentasi madu, gula, sari buah dan umbi – umbian yang mengahasilkan kadar alkohol tidak lebih dari 15 %, setelah itu dilakukan proses penyulingan sehingga dihasilkan kadar alkohol yang lebih tinggi, bahkan 100 %.

Nama jalanan : booze, drink.
Efek yang ditimbulkan : euphoria, bahkan penurunan kesadaran

III. PENYALAHGUNAAN DAN KETERGANTUNGAN


Penyalahguanaan adalah : penggunaan salah satu atau beberapa jenis NAPZA secara berkala atau teratur diluar indikasi medis, sehingga menimbulkan gangguan kesehatan fisik, psikis dan gangguan fungsi sosial.

Ketergatungan adalah : keadaan dimana telah terjadi ketergantungan fisik dan psikis, sehingga tubuh memerlukan jumlah NAPZA yang makin bertambah ( toleransi ), apabila pemakaiannya dikurangi atau diberhentikan akan timbul gejala putus obat ( withdrawal symptom ).

# PENYEBAB PENYALAHGUNAAN NAPZA


Penyebabnya sangatlah kompleks akibat interaksi berbagai faktor :

1. Faktor individual :


Kebanyakan dimulai pada saat remaja, sebab pada remaja sedang mengalami perubahan biologi, psikologi maupun sosial yang pesat. Ciri – ciri remaja yang mempunyai resiko lebih besar menggunakan NAPZA :

a. Cenderung memberontak

b. Memiliki gangguan jiwa lain, misalnya : depresi, cemas.

c. Perilaku yang menyimpang dari aturan atau norma yang ada

d. Kurang percaya diri

e. Mudah kecewa, agresif dan destruktif

f. Murung, pemalu, pendiam

g. Merasa bosan dan jenuh

h. Keinginan untuk bersenang – senang yang berlebihan

i. Keinginan untuk mencaoba yang sedang mode

j. Identitas diri kabur

k. Kemampuan komunikasi yang rendah

l. Putus sekolah

m. Kurang menghayati iman dan kepercayaan.

2. Faktor Lingkungan :


Faktor lingkungan meliputi faktor keluarga dan lingkungan pergaulan baik sekitar rumah, sekolah, teman sebaya, maupun masyarakat.

Lingkungan Keluarga :

a. Komunikasi orang tua dan anak kurang baik

b. Hubungan kurang harmonis

c. Orang tua yang bercerai, kawin lagi

d. Orang tua terlampau sibuk, acuh

e. Orang tua otoriter

f. Kurangnya orang yang menjadi teladan dalam hidupnya

g. Kurangnya kehidupan beragama.

Lingkungan Sekolah :

a. Sekolah yang kurang disiplin

b. Sekolah terletak dekat tempat hiburan

c. Sekolah yang kurang memberi kesempatan pada siswa untuk mengembangkan diri secara kreatif dan positif

d. Adanya murid pengguna NAPZA.

Lingkungan Teman Sebaya :


a. Berteman dengan penyalahguna

b. Tekanan atau ancaman dari teman.

Lingkungan Masyrakat / Sosial :

a. Lemahnya penegak hukum
b. Situasi politik, sosial dan ekonomi yang kurang mendukung.

Faktor – faktor tersebut diatas memang tidak selalu membuat seseorang kelak menjadi penyalahguna NAPZA. Akan tetapi makin banyak faktor – faktor diatas, semakin besar kemungkinan seseorang menjadi penyalahguna NAPZA.

# GEJALA KLINIS PENYALAHGUNAAN NAPZA :

1. Perubahan Fisik :


- Pada saat menggunakan NAPZA : jalan sempoyongan, bicara pelo ( cadel ), apatis ( acuh tak acuh ), mengantuk, agresif.

– Bila terjadi kelebihan dosis ( Overdosis ) : nafas sesak, denyut jantung dan nadi lambat, kulit teraba dingin, bahkan meninggal.

– Saat sedang ketagihan ( Sakau ) : mata merah, hidung berair, menguap terus, diare, rasa sakit seluruh tubuh, malas mandi, kejang, kesadaran menurun.

– Pengaruh jangka panjang : penampilan tidak sehat, tidak perduli terhadap kesehatan dan kebersihan, gigi keropos, bekas suntikan pada lengan.

2. Perubahan sikap dan perilaku :


- Prestasi di sekolah menurun, tidak mengerjakan tugas sekolah, sering membolos, pemalas, kurang bertanggung jawab.

– Pola tidur berubah, begadang, sulit dibangunkan pagi hari, mengantuk di kelas atau tempat kerja.

– Sering berpergian sampai larut malam, terkadang tidak pulang tanpa ijin.

– Sering mengurung diri, berlama – lama di kamar mandi, menghidar bertemu dengan anggota keluarga yang lain.

– Sering mendapat telpon dan didatangi orang yang tidak dikenal oleh anggota keluarga yang lain.

– Sering berbohong, minta banyak uang dengan berbagai alasan tapi tidak jelas penggunaannya, mengambil dan menjual barang berharga milik sendiri atau keluarga, mencuri, terlibat kekerasan dan sering berurusan dengan polisi.

– Sering bersikap emosional, mudah tersinggung, pemarah, kasar, bermusuhan pencurigaan, tertutup dan penuh rahasia.

# PENGARUH PENYALAHGUNAAN NAPZA

NAPZA berpengaruh pada tubuh manusia dan lingkungannya :

1. Komplikasi Medik : biasanya digunakan dalam jumlah yang banyak dan cukup lama. Pengaruhnya pada :
a. Otak dan susunan saraf pusat :

- gangguan daya ingat
- gangguan perhatian / konsentrasi
- gangguan bertindak rasional
- gagguan perserpsi sehingga menimbulkan halusinasi
- gangguan motivasi, sehingga malas sekolah atau bekerja
- gangguan pengendalian diri, sehingga sulit membedakan baik / buruk.

b. Pada saluran napas : dapat terjadi radang paru ( Bronchopnemonia ). pembengkakan paru ( Oedema Paru )
c. Jantung : peradangan otot jantung, penyempitan pembuluh darah jantung.
d. Hati : terjadi Hepatitis B dan C yang menular melalui jarum suntik, hubungan seksual.

e. Penyakit Menular Seksual ( PMS ) dan HIV / AIDS.

Para pengguna NAPZA dikenal dengan perilaku seks resiko tinggi, mereka mau melakukan hubungan seksual demi mendapatkan zat atau uang untuk membeli zat. Penyakit Menular Seksual yang terjadi adalah : kencing nanah ( GO ), raja singa ( Siphilis ) dll. Dan juga pengguna NAPZA yang mengunakan jarum suntik secara bersama – sama membuat angka penularan HIV / AIDS semakin meningkat. Penyakit HIV / AIDS menular melalui jarum suntik dan hubungan seksual, selain melalui tranfusi darah dan penularan dari ibu ke janin.

f. Sistem Reproduksi : sering terjadi kemandulan.

g. Kulit : terdapat bekas suntikan bagi pengguna yang menggunakan jarum suntik, sehingga mereka sering menggunakan baju lengan panjang.

h. Komplikasi pada kehamilan :

- Ibu : anemia, infeksi vagina, hepatitis, AIDS.
- Kandungan : abortus, keracunan kehamilan, bayi lahir mati
- Janin : pertumbuhan terhambat, premature, berat bayi rendah.

2. Dampak Sosial :

a. Di Lingkungan Keluarga :

· Suasana nyaman dan tentram dalam keluarga terganggu, sering terjadi pertengkaran, mudah tersinggung.

· Orang tua resah karena barang berharga sering hilang.

· Perilaku menyimpang / asosial anak ( berbohong, mencuri, tidak tertib, hidup bebas) dan menjadi aib keluarga.

· Putus sekolah atau menganggur, karena dikeluarkan dari sekolah atau pekerjaan, sehingga merusak kehidupan keluarga, kesulitan keuangan.

· Orang tua menjadi putus asa karena pengeluaran uang meningkat untuk biaya pengobatan dan rehabilitasi.

b. Di Lingkungan Sekolah :

· Merusak disiplin dan motivasi belajar.

· Meningkatnya tindak kenakalan, membolos, tawuran pelajar.

· Mempengaruhi peningkatan penyalahguanaan diantara sesama teman sebaya.

c. Di Lingkungan Masyarakat :

· Tercipta pasar gelap antara pengedar dan bandar yang mencari pengguna / mangsanya.

· Pengedar atau bandar menggunakan perantara remaja atau siswa yang telah menjadi ketergantungan.

· Meningkatnya kejahatan di masyarakat : perampokan, pencurian, pembunuhan sehingga masyarkat menjadi resah.

· Meningkatnya kecelakaan.

# UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA :

Upaya pencegahan meliputi 3 hal :

1. Pencegahan primer : mengenali remaja resiko tinggi penyalahgunaan NAPZA dan melakukan intervensi.

Upaya ini terutama dilakukan untuk mengenali remaja yang mempunyai resiko tinggi untuk menyalahgunakan NAPZA, setelah itu melakukan intervensi terhadap mereka agar tidak menggunakan NAPZA.

Upaya pencegahan ini dilakukan sejak anak berusia dini, agar faktor yang dapat menghabat proses tumbuh kembang anak dapat diatasi dengan baik.

2. Pencegahan Sekunder : mengobati dan intervensi agar tidak lagi menggunakan NAPZA.

3. Pencegahan Tersier : merehabilitasi penyalahgunaan NAPZA.

Yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga untuk mencegah penyalahgunaan NAPZA :

1. Mengasuh anak dengan baik.

- penuh kasih sayang
- penanaman disiplin yang baik
- ajarkan membedakan yang baik dan buruk
- mengembangkan kemandirian, memberi kebebasan bertanggung jawab
- mengembangkan harga diri anak, menghargai jika berbuat baik atau mencapai prestasi tertentu.

2. Ciptakan suasana yang hangat dan bersahabat
Hal ini membuat anak rindu untuk pulang ke rumah.
3. Meluangkan waktu untuk kebersamaan.
4. Orang tua menjadi contoh yang baik.
Orang tua yang merokok akan menjadi contoh yang tidak baik bagi anak.
5. Kembangkan komunikasi yang baik
Komunikasi dua arah, bersikap terbuka dan jujur, mendengarkan dan menghormati pendapat anak.

6. Memperkuat kehidupan beragama.
Yang diutamakan bukan hanya ritual keagamaan, melainkan memperkuat nilai moral yang terkandung dalam agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari – hari.
7. Orang tua memahami masalah penyalahgunaan NAPZA agar dapat berdiskusi dengan anak

Yang dilakukan di lingkungan sekolah untuk pencegahan penyalahgunaan NAPZA :

1. Upaya terhadap siswa :

· Memberikan pendidikan kepada siswa tentang bahaya dan akibat penyalahgunaan NAPZA.

· Melibatkan siswa dalam perencanaan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA di sekolah.

· Membentuk citra diri yang positif dan mengembangkan ketrampilan yang positif untuk tetap menghidari dari pemakaian NAPZA dan merokok.

· Menyediakan pilihan kegiatan yang bermakna bagi siswa ( ekstrakurikuler ).

· Meningkatkan kegiatan bimbingan konseling.Membantu siswa yang telah menyalahgunakan NAPZA untuk bisa menghentikannya.

· Penerapan kehidupan beragama dalam kegiatan sehari – hari.

2. Upaya untuk mencegah peredaran NAPZA di sekolah :

· Razia dengan cara sidak

· Melarang orang yang tidak berkepentingan untuk masuk lingkungan sekolah

· Melarang siswa ke luar sekolah pada jam pelajaran tanpa ijin guru

· Membina kerjasama yang baik dengan berbagai pihak.

· Meningkatkan pengawasan sejak anak itu datang sampai dengan pulang sekolah.

3. Upaya untuk membina lingkungan sekolah :

· Menciptakan suasana lingkungan sekolah yang sehat dengan membina huibungan yang harmonis antara pendidik dan anak didik.

· Mengupayakan kehadiran guru secara teratur di sekolah

· Sikap keteladanan guru amat penting

· Meningkatkan pengawasan anak sejak masuk sampai pulang sekolah.

Yang dilakukan di lingkungan masyarakat untuk mencegah penyalahguanaan NAPZA:

1. Menumbuhkan perasaan kebersamaan di daerah tempat tinggal, sehingga masalah yang terjadi di lingkungan dapat diselesaikan secara bersama- sama.

2. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyalahguanaan NAPZA sehingga masyarakat dapat menyadarinya.

3. Memberikan penyuluhan tentang hukum yang berkaitan dengan NAPZA.

4. Melibatkan semua unsur dalam masyarakat dalam melaksanakan pencegahan dan penanggulangan penyalahguanaan NAPZA.

IV. KESIMPULAN

Masalah penyalahguanaan NARKOBA / NAPZA khususnya pada remaja adalah ancaman yang sangat mencemaskan bagi keluarga khususnya dan suatu bangsa pada umumnya. Pengaruh NAPZA sangatlah buruk, baik dari segi kesehatan pribadinya, maupun dampak sosial yang ditimbulkannya.

Masalah pencegahan penyalahgunaan NAPZA bukanlah menjadi tugas dari sekelompok orang saja, melainkan menjadi tugas kita bersama. Upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA yang dilakukan sejak dini sangatlah baik, tentunya dengan pengetahuan yang cukup tentang penanggulangan tersebut.

Peran orang tua dalam keluarga dan juga peran pendidik di sekolah sangatlah besar bagi pencegahan penaggulangan terhadap NAPZA.

Copyright 2010 A H M A D K I M SMP YPK
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger